Hukum dan Kriminalitas

Kasus Iuran Korpri, GTI Sebut Dua Nama Ini Paling Bertanggungjawab

Berty Lumempouw
Berty Lumempouw

 

Bitung – Garda Tipikor Indonesia (GTI) Sulut menyatakan mendukung penuh upaya jajaran Polres Bitung mengungkap dana iuran Korpri Pemkot Bitung tahun 2013-2016.

Menurut Pembina GTI Sulut, Berty Lumempouw, kasus iuran Korpri harus diusut tuntas mengingat dana itu diambil dari gaji ribuan ASN Pemkot Bitung setiap bulan.

ADVERTISEMENT

“Iuran itu untuk kesejahteraan anggota Korpri, tapi ada dugaan disalahgunakan. Makanya kami mendukung penuh langkah jajaran Polres mengungkap kemana dana sebesar Rp1,7 miliar yang hingga kini tak bisa dipertanggungjawbkan,” kata Berty, Senin (07/08/2017).

Ditanya siapa yang bertanggungjawab dengan raibnya dana itu, Berty menyatakan ketua Korpri dan sekretaris Korpri.

“Kedua orang itu yang paling tahu dan memiliki kewenangan penuh dengan iuran Korpri karena mereka sebagai pengelola dana itu,” katanya.

Soal informasi dana yang tak bisa dipertanggungjawabkan karena dipinjam sejumkah pejabat, Berty menyatakan itu rana jajaran Polres untuk mengungkap siapa-siapab yang “menikmati” dana itu.

“Ketua dan sekretaris pasti tahu persis kemana dana itu mengalir. Apakah dipinjam atau bagaimana, itu mereka berdua yang tahu dan itu harus diungkap Polres,” katanya.

Ia berharap kasus itu bisa diungkap secara transparan, karena ribuan ASN menunggu kejelasan dikemanakan dana yang rutin dipotong dari gaji mereka setiap bulan.(abinenobm)