Hukum dan Kriminalitas

Kapolres Bitung Nyatakan SPBU BCL Manembo-nembo Masih Berstatus Diawasi Pertamina

Kapolres Bitung Nyatakan SPBU BCL Manembo-nembo Masih Berstatus Diawasi Pertamina
Kapolres saat gelar konfrensi pers terkait pembunuhan di SPBU BCL Manembo-nembo

Bitung, BeritaManado.com – Kapolres Bitung, AKBP Tommy Souissa SIK menyatakan SPBU BCL Manembo-nembo masih berstatus pengawasan langsung dari Pertamina.

Pengawasan itu dilakukan Pertamina, kata Kapolres, dikarenakan sejumlah laporan terkait praktek dugaan penyalahgunaan penyaluran BBM bersubsidi di SPBU BCL Manembo-nembo.

Pernyataan itu disampaikan Kapolres saat menggelar Konfrensi Pers terkait kasus pembunuhan di SPBU BCL Manembo-nembo yang menewaskan Yufaldy Lamogia warga Kelurahan Manembo-nembo Tengah akibat tikaman JRR (19) warga Kelurahan Girian Indah Kecamatan Girian saat mengisi BBM jenis Solar, Kamis (24/8/2023).

“SPBU BCL Manembo-nembo pengawasannya dilakukan langsung oleh Pertamanina karena beberapa kasus,” kata Tommy.

Pun demikian, kata Tommy, pihaknya tetap melakukan pengawasan dan berharap masyarakat juga ikut bersama-sama melakukan pengawasan soal indikasi praktek penyalahgunaan BBM subsidi di SPBU BCL Manembo-nembo.

Juga, kata dia, pihkanya akan mengajak pihak Pertamina untuk memberikan pembekalan terkait penyaluran BBM di tiap SPBU kepada anggota Polres agar bisa tahu seperti apa mekanismenya.

“Sekaligus menindaklanjuti soal isu-isu penimbunan BBM dengan tahu mekanisme seperti apa sistem penyalurannya,” katanya.

Siapa Pemilik SPBU BCL Manembo-nembo?

Sementara itu, dari penelusuran, SPBU BCL Manembo-nembo agapah milik Keluarga Kandoli-Antow yang diresmikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sulawesi Utara, John Palandung, Sabtu (10/6/2017).

Peresmian itu juga dihadiri Perwakilan Executive Seritel Pertamina Sulawesi Utara, Mohamad Mustajab.

(abinenobm)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara