
Amurang, BeritaManado.com — Pembentukan karakter yang jujur pada anak harus ditanamkan sejak dini. Salah satunya dengan cara mengadakan kantin kejujuran di sekolah, agar anak-anak terbiasa untuk bersikap jujur dan berjiwa antikorupsi.
Menurut salah seorang tokoh masyarakat Minahasa Selatan (Minsel), Ir Harits Andre Umboh kepada BeritaManado.com, beberapa waktu lalu, lewat pesan WhatsApp mengatakan untuk kantin di sekolah, coba dibuat kantin kejujuran.
“Saya mengharapkan selain menyediakan makanan yang sehat untuk anak sekolah, sebaiknya anak dibiasakan bayar sendiri di ‘Kasir Terbuka’,” ujar Andre Umboh.
Dikatakannya, seorang anak setelah makan, hanya bertanya kepada petugas kantin, berapa yang harus dibayar.
“Misalnya Rp 6.000, maka anak tersebut langsung menuju Kasir Terbuka, yang biasanya sebuah toples atau kotak, di situ dia membayar. Bila uang pas, langsung isi Rp 6.000. Bila uangnya Rp 10 ribu, anak tersebut mengisi Rp 10r ribu dan mengambil sendiri kembalian yang 4 ribuan,” kata Andre Umboh.
Dikatakannya, seyogianya ini bisa dibumikan di seluruh sekolah SD yang ada kantinnya. Lama-lama akan terbiasa dengan kejujuran.
“Kantin kejujuran model ini, ada di ruang tunggu KPK di Jakarta. Bila diterapkan sejak SD, bukan main efek moralnya ke depan. Sederhana saja, yaitu saat mau membayar, tidak pake kasir, anak-anak membayar sendiri di kotak atau toples,” pungkas Andre Umboh.
Ketika BeritaManado.com, meminta informasi kepada Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 2 Amurang, Anna Pangkey, dirinya menginformasikan kantin kejujuran pernah diterapkan di sekolah yang dipimpinnya.
“Beberapa tahun lalu, kantin kejujuran pernah kami terapkan, tapi belumlah berhasil, masih ada anak-anak yang tidak jujur. Saat ini kami sudah mulai menerapkan, tapi masih dalam pantauan,” terang Anna Pangkey.
Dirinyapun mengatakan, sejumlah siswa kelas I dan II disekolahnya masih banyak yang belum mengenal uang. Lingkungan pergaulan di rumahpun masih ditemui ajakan dari orang terdekat untuk berbohong. Hal itu yang yang mempengaruhi anak untuk bersikap jujur.
(TamuraWatung)
