Amurang – Menyambut Natal 25 Desember 2014, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan para Kepala Sekolah (Kepsek) di Minahasa Selatan masih bisa bernapas legah.
Karena masih diberikan kelegaan dan sukacita merayakan hari besar umat Kristiani, Natal 25 Desember 2014.
Hanya saja dikabarkan tidak akan melewati akhir tahun Bupati Minsel Tetty Paruntu bakal menggelar roling besar-besaran.
Bahkan penyegaran di ajaran Pemkab Minsel ini, berdasarkan bocoran akan dilakukan antara yakni diantara tanggal 29 sampai 31 Desember 2014 alias tinggal menunggu jadwal bupati.
Roling besar-besaran ini santer terdengar, dimana berbagai desakan masyarakat cukup banyak kepala-kepala SKPD yang kinerjanya merosot, tidak terkecuali para Kepsek.
Selain itu, kinerja para pejabat tidak lagi optimal, bahkan ada yang tidak loyal kepada atasan, belum mampu menjabarkan program Bupati Minsel Tetty Paruntu dengan baik, cepat dan tepat.
Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Minsel Ferdinand Roy Tiwa, belum lama ini tak menampik sudah melakukan kajian.
Begitu pulah, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Minsel Handrie Lumapow, juga mengakui bahwa sudah mengantongi nama-nama para kepala sekolah dan bawahanya kinerja mereka sudah tidak lagi optimal.
Senda keduanya menyatakan bahwa terkait penyegaran di jajaran Pemkab Minsel itu hak prerogative ibu bupati (Tetty Paruntu, red), kami bawahan hanya menjalankan tugas yang dipercayakan atasan.
Bupati Minsel Tetty Paruntu, pada setiap kesempatan memang telah mengisyaratkan akan melakukan penyegaran di jajaran pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minsel.
“Memang penyegaran itu hal yang biasa, agar tercipta kinerja yang sesuai diharapkan masyarakat, selain itu akan tecipta peluang bagi yang lain untuk menunjukan kinerja yang baik membantu yang saya lakukan semata untuk masayarakat Minsel,” ujar Tetty Paruntu, pada kesempatan itu.
Bupati juga pernah menyampaikan, bawahanya harus memapu menjabarkan program atasan dengan baik, cepat dan tepat untuk mencapai visi “Minsel Berdikari Cepat”. (sanlylendongan)
