Mitra

Pandeirot Prihatin Isu SARA Basaan

Manado – Ketua Umum Organisasi Adat Minahasa Waraney Puser In’Tana (WPI) John F S Pandeirot mengaku prihatin dengan pertikaian yang terjadi di Basaan, Kecamatan Ratatotok, Minahasa Tenggara.

Kepada BeritaManado.com, Jumat(18/10) di Sekretariat Dewan Pengurus Besar, John yang akan melantik pengurus Kecamatan WPI Aertembaga Bitung, memberikan pernyataan sikapnya.

Keegoisan segelintir orang menciptakan peperangan yang bernuansa SARA pada akhirnya merugikan masyarakat itu sendiri – John F S Pandeirot

John menambahkan jika mereka yang menghalangi revolusi damai berarti membuka peluang pecahnya revolusi dengan kekerasan.

“Permasalahan ini jangan sampai merebak dan ditunggangi oleh oknum-oknum tertentu yang tentunya tidak menginginkan kedamaian dan kerukunan antar umat tetap terjaga di Tanah Toar Lumimuut,” himbaunya.(quin)

11 tanggapan untuk “Pandeirot Prihatin Isu SARA Basaan”

  1. KETUM, Pasukan kita di jajaran kepanglimaan menunggu instruksi. I Yayat U Santi!

  2. Maju terus Bapak Ketua Umum WARANEY PUSER IN’TANA, John F. S. Pandeirot. Kami para WULAN siap memberikan dukungan. Terima kasih Bapak Gubernur, Sulut tetap aman. Maju terus media online favorit kami masyarakat Sulut, BeritaManado.com

  3. Kami dari Intelijen WARANEY PUSER IN’TANA siap membantu aparat kepolisian dlm menemukan keberadaan dari dalang oknum profokator Basaan bernama Yanto Noma. Oknum ini sebelumnya mengajarkan ilmu kebal kpd para pemuda Desa Basaan Pantai dan mengadakan perkelahian dgn warga desa Basaan Daratan. Agar kasus serupa tdk lagi terjadi. Ijin Ketum? Terima kasih.

  4. AMIN. GOD BLESS SULAWESI UTARA. NKRI HARGA MATI..! WARANEY PUSER IN’TANA.. TUAMA..! BeritaManado.com tetap menjadi pilihan Media Online terbaik pilihan masyarakat kawanua.

  5. Memang Ketua Umum WARANEY PUSER IN’TANA so bilang pa torang jajaran pengurus, Waspadai Provokator. Puji Tuhan Basaan kembali aman.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara