
Langowan, BeritaManado.com – Tahun 1925 silam adalah hari yang sangat bersejarah bagi persekutuan jemaat GMIM Betlehem Lewet Desa Wolaang, Langowan.
Momentum tersebut adalah waktu dimana sebuah gereja didirikan untuk menjadi wadah berhimpun sejumlah jemaat.
Junita Polandos salah satu Pelayan Khusus Jemaat GMIM Betlehem Lewet kepada BeritaManado.com, Jumat (22/8/2025) mengatakan bahwa berdasarkan hasil seminar perhimpunan jemaat sudah ada sejak tahun 1925.
Pada awal-awal perjalanan jemaat, bangunan gereja baru berupa sebuah Kenisa, beratapkan daun rumbia dan dinding bambu (pitate).
Seiring waktu berjalan, kelompok kategorial Pria Kaum Bapak mulai eksis pada tahun 1951 dan terus ada hingga saat ini.
“Kisah sejarah selama 100 tahun tentu ada banyak peristiwa yang terjadi, hanya saja saat ini kami masih melakukan penelusuran sejarah. Salah satunya dengan berdiskusi dengan tua-tua jemaat. Semoga dalam saktu tidak terlalu lama, kami akan memiliki kisah sejarah yang terdokumentrasi dengan baik melalui sebuah buku,” ungkap Junita Polandos.
(Frangki Wullur)
