
Manado – Jelang bulan Ramadhan Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut, Jhon Dumais memperkirakan adanya peningkatan frekuensi tindak pelanggaran hukum kriminal. Tindakan kriminal itu biasanya menyasar ke pegadaian, toko emas, minimarket, hingga nasabah bank. Untuk itu masyarakat diminta waspada terhadap dirinya dan lingkungan sekitarnya.
“Kemungkinan ada peningkatan kejahatan selama bulan puasa ini terutama pada jam-jam rawan. Namun, warga kami imbau untuk tetap berhati-hati,” ujar Dumais. Tindak kriminal ini dapat saja terjadi karena kondisi ekonomi Indonesia yang kian hangat. Kenaikan harga bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM) dapat saja menjadi pemicunya.
Komisi I meminta Polisi untuk meningkatkan patroli terkait kondisi mengkhawatirkan tersebut. Namun inisiatif masyarakat diharapkan juga turut membantu suasana menjadi kondusif. Seperti dengan pemasangan kamera pengintai untuk di lokasi-lokasi rawan tindak kriminal. (oke)
