Agama dan Pendidikan

Jelang May Day, Buruh Diharapkan Bersatu  

Manado –  1 Mei sering disebut juga sebagai May Day atau hari buruh sedunia. Hari buruh sering dirayakan dengan aksi demonstrasi kaum buruh yang ingin menyampaikan aspirasi mereka kepada Pihak Perusahaan ataupun Pemerintah.

“Momen hari buruh ini semoga dapat membuat pemerintah di  Sulawesi Utara untuk tidak lupa akan Program MEA(Masyarakat Ekonomi Asean) yang tahun ini akan mulai dilaksanakan, pemerintah Provinsi seharusnya lebih fokus kepada peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Utara dalam hal ini Buruh, melaui pelatihan dan edukasi. Selain itu pemerintah provinsi dan juga pusat juga harus memperhatikan kesejahteraan buruh menginggat harga – harga yang terus melambung naik dikarenakan kenaikan harga BBM,” ungkap Richard Rimbing, Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsrat.

Diharapkannya, juga agar buruh di Sulawesi utara dapat mengedepankan Persatuan, hal ini dianggap perlu supaya Buruh dapat saling memperjuangkan hak – hak mereka dan dapat menanggapi secara solid isu – isu ketenagakerjaan dan kesejahteraan rakyat kecil yang ada di Provinsi Sulawesi Utara.

ADVERTISEMENT

“Harapan saya terhadap buruh yang ada di Sulawesi Utara agar dapat lebih erat dalam persatuan supaya dapat peka terhadap permasalahan ketenagakerjaan dan Kesejahteraan rakyat kecil di sulawesi utara, buruh harus solid ! walaupun tergabung pada serikat yang berbeda – beda!” tegas Richard yang juga Komisaris GMNI Komisariat Equilibrium. (risat)