Minahasa

Jeftha Kereh: Semangat Berkurban Modal Dasar Membangun Desa

Jeftha Kereh: Semangat Berkurban Modal Dasar Membangun Desa

Jeftha Kereh

Penulis: Frangki Wullur | Langowan

Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026 ini memiliki arti tersendiri, baik bagi umat Muslim sendiri maupun umat beragama lainnya.

ADVERTISEMENT

Bagi Jeftha Kereh, Calon Hukum Tua Desa Amongena I Nomor Urut 2 ini, semangat berkurban bisa menjadi modal dasar dalam membangun desa.

Baginya, dalam melakukan hal positif apapun, harus mempunyai landasan atau dasar, dan semangat berkurban menjadi inspirasi untuk berkarya.

“Semangat berkurban sangat identik dengan sikap pemberian diri dalam sebuah pengabdian di berbagai bidang. Dari hal semangat berkurban kita bisa belajar untuk melakukan sesuatu yang bermakna bagi banyak orang,” ungkap Jeftha Kereh.

Ditambahkannya, dalam hubungannya dengan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, umat Muslim di Desa Amongena I dapat menjadi teladan bagi masyarakat pada umumnya.

“Jadi dapat dikatakan bahwa semangat berkurban pada dasarnya telah menjadi kekayaan spiritual masyarakat pada umumnya degan latar belakang keyakinan masing-masing,” katanya.

Jeftha sendiri berharap, masa depan Desa Amongena I menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan semua lapisan masyarakat.

“Selamat merayakan dan memaknai Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Semoga amal ibadah kita diterima di sisi Tuhan,” katanya.