Berita Utama

Jatuh di Pelukan Rinjani: Kisah Pilu Pendaki Brasil yang Meregang Nyawa, Begini Kronologinya

Rekaman itu menunjukkan Juliana masih hidup, dalam posisi duduk dan bergerak, meskipun terluka.

Video itu sontak memicu harapan besar bagi keluarga dan publik Brasil, namun di sisi lain, juga menimbulkan pertanyaan mengenai kecepatan respons tim penyelamat.

Evakuasi Dramatis dan Akhir yang Tragis

Pada hari Minggu (22/6/2025), tim SAR melanjutkan pencarian.

Sayangnya, pantauan drone menunjukkan Juliana sudah tidak berada di lokasi awal.

Diduga, ia tergelincir lebih jauh ke dalam jurang yang curam.

Proses evakuasi pun menjadi semakin sulit karena tim harus menuruni tebing vertikal yang sangat berbahaya.

Pencarian berlanjut hingga Senin (23/6/2025).

Drone thermal akhirnya berhasil mendeteksi lokasi Juliana pada kedalaman sekitar 500 meter, namun dalam kondisi tidak bergerak.

Puncak operasi penyelamatan ini terjadi pada hari Selasa (24/6/2025).

Kepala Basarnas, Marsekal Madya Mohammad Syafii, memberikan keterangan resmi mengenai momen penemuan korban.

“Pukul 18.00 WITA, satu orang rescuer dari Basarnas atas nama Khafid Hasyadi berhasil menjangkau korban pada kedalaman 600 meter, selanjutnya dilakukan pemeriksaan korban dan tidak ditemukan tanda-tanda kehidupan,” kata Syafii.

Penyebab Kematian dan Peringatan Keras bagi Pendaki

Meskipun pemicu utama adalah terjatuh ke jurang, penyebab langsung kematian Juliana diduga kuat adalah kombinasi cedera akibat jatuh dan hipotermia.

Terjebak selama berhari-hari di kedalaman jurang dengan suhu dingin yang ekstrem dan dalam kondisi terluka, membuat daya tahan tubuhnya menurun drastis.

Insiden ini menjadi pengingat keras bagi semua pendaki akan pentingnya persiapan fisik, mental, dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan.

Kepala Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Yarman, mengimbau para pendaki untuk selalu waspada.

“Kita mengimbau para pendaki untuk senantiasa berhati-hati saat mencapai puncak dan mematuhi standar operasional prosedur (SOP) pendakian yang telah ditetapkan demi keamanan bersama,” ujarnya.

(jenlywenur)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara