Kota Bitung

Jangan Ajarkan Politik Uang di Pilcaleg

Politik uang (foto ist)
Politik uang (foto ist)

Bitung – Dua politisi Kota Bitung, Maurits Mantiri dan Jacky Ticoalu mengharapkan pelaksanaan Pemilihan Calon Legislatif (Pilcaleg) tahun ini bersih dari politik uang. Kerena menurut keduanya, politik uang tak sejalan dengan pelaksanaan asas demokratis yang selama ini menjadi tujuan pesta demokrasi di seluruh Indonesia, termasuk Kota Bitung.

“Politik uang adalah salah satu praktek politik yang busuk selain black campaign,” kata Mantiri dan Ticoalu, Kamis (27/2/2014).

Malah menurut Mantiri, sebagai seorang politisi harus bisa memberikan pendidikan politik yang benar kepada masyarakat. Jangan hanya karena mengincar kedudukan sebagai salah satu anggota DPRD sehingga menghalalkan berbagai cara, termasuk politik uang.

“Jika tidak sekarang kita mengajarkan agar politik uang dalam Pilcaleg dihilangkan maka praktek ini akan terus berlanjut dan merusak tatanan demokrasi yang telah kita bangun,” kata politisi dari PDI Perjuangan Kota Bitung ini.

Salah satu cara menghentikan politik uang kata Mantiri adalah dengan memberikan sosialisasi kepada masyarakat soal imbas politik uang yang ujung-ujungnya hanya menguntungkan satu oknum untuk meraih keinginannya.

“Tujuan Pilcaleg adalah memilih wakil rakyat yang kelak bisa memperjuangkan apa yang dibutuhkan masyarakat bukan memilih orang yang sanggup membayar yang nantinya malah mencari keuntungan pribadi ketika menjabat nanti,” jelasnya.

Hal senada dikatakan Ticoalu, dimana ia menyatakan politik uang hanya akan membuat hancur negara ini dalam memilih pemimpin dan wakil di DPRD. “Masyarakat harus cerdas, jika ada oknum yang menawarkan uang untuk memilih salah satu Caleg maka saya jamin 99% oknum itu tidak akan bekerja untuk masyarakat ketika terpilih,” kata Ticoalu.

Karena menurutnya, jika nantinya telah terpilih maka otomatis oknum Caleg yang menggunakan politik uang akan berusaha mencari keuntungan untuk mengembalikan uang yang telah dikeluarkan selama mencari dukungan. “Nah sekali lagi saya berharap masyarakat Kota Bitung lebih cerdas dalam menggunakan hak pilih, jangan hanya karena Rp50 ribu lalu memilih Caleg yang belum tentu bisa memperjuangkannya,” katanya.(abinenobm)

Komentar ditutup.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara