Ruddy Wenas, SSos, warga Rumoong Bawah-Amurang Barat meminta prioritas pembangunan jalan lingkar di Amurang. (foto beritamanado/and)
Amurang—Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, dibawah kepemimpinan Bupati Christiany Eugenia Tetty Paruntu. Bahwa, pembangunan Minsel akan dilakukan terus menerus. Bahkan, sedang giat-giatnya melakukan loby dengan pemerintah pusat. Diantaranya, masalah jalan lingkar yang ada di Amurang.
‘’Amurang dan Minsel, ada tiga jalan lingkar yang belum tersentuh pembangunan. Padahal, sudah mengeluarkan dana dalam rangka pembebasan. Namun demikian, keseriusan Pemkab Minsel untuk membangun jalan dipertanyakan,’’ ujar Ruddy Wenas, SSos warga Desa Rumoong Bawah-Amurang Barat ketika menghubungi wartawan beritamanado.com siang tadi.
Kata Wenas, tiga jalan lingkar utama yang seharusnya diprioritas adalah, jalan lingkar Kapitu-Tumpaan, jalan lingkar Rumoong Bawah-Elusan dan jalan lingkar Buyungon-Kilometer Tiga. Harusnya, ketiga jalan tersebut harus diprioritaskan untuk dibangun.
‘’Lihat saja, kondisi tiga jalan lingkar sejak tahun 2010 tak lagi diperhatikan. Dengan demikian, kondisi jalan tersebut makin hari mengalami kerusakan. Pun demikian, jalan tersebut rusak dan tak bisa dilewati kendaraan baik roda dua maupun empat,’’ jelas Wenas.
Menurut Wenas, lebih khusus lagi jalan lingkar Kapitu-Tumpaan. Bahwa, jalan lingkar tersebut sudah ada yang dibebaskan lahannya. Dan bukan sedikit dana yang keluar sewaktu diperjuangkan Bupati RM Luntungan dan Wakil Bupati Ventje Tuela. Namun demikian, saat ini justru hal ini tak ada tanda-tanda apakah akan dibangun.
‘’Dengan demikian, sebagai warga Amurang. Meminta, supaya bupati Tetty Paruntu lebih memprioritas pembangunan jalan. Sebab, jalan lebih mantap dibangun. Memang, semuanya harus diprioritas dalam rangka meningkatkan pembangunan Minsel. Tetapi, disini jelas lebih penting adalah jalan,’’ pungkasnya. (and)

