
BeritaManado.com — Minahasa Utara dipersiapkan menjadi poros strategis kerja sama Indonesia-Tiongkok di kawasan timur Indonesia dengan fokus pada investasi, teknologi, dan pembangunan berkelanjutan.
Pada pertemuan di Jakarta, Minggu (6/10/2025), Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, yang juga Sekjen APKASI, mempresentasikan kesiapan Minahasa Utara sebagai pusat kolaborasi di bidang energi terbarukan, pariwisata, perikanan, dan ekonomi digital.

Presentasi itu dipaparkan Bupati Joune Ganda kepada delegasi tinggi Tiongkok yang dipimpin Profesor C.C. Chan dari International Academicians Science and Technology Innovation Centre.
Kolaborasi ini diharapkan dapat menarik investasi asing senilai lebih dari US$300 juta selama lima tahun ke depan serta menciptakan 10.000 lapangan kerja baru.

Minahasa Utara yang berbatasan dengan Kawasan Ekonomi Khusus Likupang, Pelabuhan Bitung, dan Bandara Sam Ratulangi siap mengembangkan resort hijau, inovasi kendaraan listrik, pusat budidaya laut terpadu, agroindustri kelapa, dan digitalisasi pariwisata dengan dukungan teknologi Tiongkok.

Inisiatif ini diwujudkan melalui jaringan kerja sama APKASI yang menghubungkan pemerintah daerah dengan investor global.

Bupati Joune Ganda menegaskan Minahasa Utara akan menjadi model inovasi hijau dan kemitraan internasional yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan memperkuat daya saing daerah di panggung global.
(Alfrits Semen)
