Kajian riset seputar Top Opinion Leader Pimpinan Parlemen ini menggunakan teknik media monitoring.
Ada enam media massa yang dijadikan basis data riset.
Empat media cetak yakni Kompas, Koran Tempo, Koran Sindo, dan Rakyat Merdeka serta dua media siber yakni tribunnews.com dan detik.com.
Data yang dicuplik adalah pemberitaan yang memuat nama dan tema anggota DPR. Waktu pengerjaan 1 Oktober hingga 30 Desember 2019.
Penelitian dan analisis selanjutnya difokuskan pada lima aspek. Frekuensi artikel, tema artikel, narasumber, tanggal publikasi, dan media massa.
Sekilas Institut Riset Indonesia (INSIS)
Institut Riset Indonesia atau INSIS lahir pada 2013.
Kelahiran INSIS diinisiasi sejumlah pegiat riset bidang komunikasi politik.
Di masa-masa awal, INSIS banyak berkiprah untuk riset politik di Indonesia.
Namun seiring kebutuhan riset di Indonesia, INSIS mulai mengembangkan riset berbasis mahadata (big data) dari pemberitaan di media online dan media cetak.
INSIS berharap big data media monitoring ini bisa dimanfaatkan untuk beragam riset lanjutan untuk kepentingan akademik maupun industri sesuai kustomisasi yang diinginkan.
INSIS bercita-cita mengembangkan budaya riset dengan metodologi yang tepat, menyajikan data secara kredibel, dan diolah secara profesional.
(***/Finda Muhtar)
