Wakil Walikota usai menyaksikan penandatanganan paket pekerjaan fisik 2016
Bitung – Wakil Walikota Bitung, Max Lomban memberikan ultimatum kepada para rekanan dan kontraktor yang menjadi mitra Pemkot dalam pengerjaan proyek tahun 2016.
Ultimatum itu disampaikan Max ketika memberikan arahan dalam penendatanganan pendandatangan kontrak pengadaan barang dan jasa yahun anggaran 2016 bidang kontruksi pada Dinas Pekerjaan Umum Pemkot Bitung, Senin (18/1/2016) lalu.
“Saya minta, sedap mungkin gunakan tenaga kerja Kota Bitung. Kecuali tenaga spesifik yang benar-benar tidak ada di Kota Bitung, namun untuk tenaga kerja biasa harus orang Kota Bitung,” kata Max.
Ia mengatakan, jika nantinya tim atau dirinya mendapati ada rekanan atau kontraktor yang menggunakan tenaga kerja bukan orang Kota Bitung maka dirinya akan mengambil tindakan.
“Jangan salahkan saya jika nantinya dilapangan saya dapati ada tenaga kerja dari luar, saya akan usir dan kontraktor akan menjadi catatan bagi saya,” katanya.
Menurutnya, jika ingin mengikuti keinginan dirinya, kontraktor harusnya adalah kontraktor yang benar-benar orang Kota Bitung. Namun mengingat paket pekerjaan melalui proses lelang ULP maka dirinya bisa memaklumi, tapi tetap akan memprioritaskan kontraktor lokal.
“Bagi rekanan pengadaan barang, saya minta gunakan produk SNI dan hindari penggunaan prudak dari luar negeri,” katanya.
Selain itu, ia juga meminta tenaga kerja Kota Bitung tidak bertingkah. Karena dirinya mendapat laporan, salah satu alasan kontraktor menggunakan tenaga kerja dari luar karena tenaga kerja Kota Bitung sering berulah.
“Saya juga minta dukungan dari masyarakat dan DPRD untuk bersama-sama melakukan pengawasan dilapangan melalui reses, dan laporkan jika ada kontraktor tak mengikuti apa yang saya instruksikan,” katanya.(abinenobm)
