
Langowan, BeritaManado.com — Tidak ada rasa gengsi yang tinggi untuk menjalani pekerjaan sebagai penyapu jalan yang tampak dari tiga perempuan asal Desaa Amongena Tiga di kompleks Gereja GMIM Schwarz Sentrum Langowan setiap subuh/.
Selasa (28/4/2020) Donne Monangin, Nita Tani dan Nita Tumuju terlibat begitu menikmati pekerjaan mereka membersihkan daun dan sampah yang ada di tengah dan pinggiran jalan raya, meski harus menahan sengatan udara dingin.
Ditemui sekitar pukul 06.30 WITA di depan Gereja GMIM Schwarz Sentrum Langowan, Donne Monangin yang merupakan warga Desa Amongena Tiga ini menuturkan bahwa dirinya baru sekitar 6 bulan menekuni pekerjaan tersebut.
Sementara itu, dua rekannya masing-masing Nita Tani dan Nita Tumuju sudah sektiar 1 tahun lebih bekerja sebagai tenaga kebersihan yang dibiayai oleh Dinas Lingkungan hidup Kabupaten Minahasa.
“Ini sebuah tantangan untuk mengalahkan rasa gengsi di dalam diri dan belum lagi haru beradu dengan dinginnya cuaca di pagi hari. Saya bersyukur bisa mendapatkan pekerjaan ini. Lumayan untuk menopang kehidupan ekonomi keluarga, terlebih saat Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19),” katanya.
Sementara itu, baik Nita Tani dan Nita Tumuju mengungkapkan bahwa apa yang dijalani saat ini harus dinikmati dan disyukuri.
“Apa yang sudah Tuhan beri itu tidak ada yang hina. Berkat setiap insane manusia, Tuhan sudah mengaturnya dan kami percaya roda kehidupan akan terus berputar. Yang jelas, kami sama sekali tidak merasa canggung bekerja sebagai penyapu jalan,” tandas keduanya.
(Frangki Wullur)
