
Aksi demo ditandai pemasangan lilin
Manado – Dialog yang berlangsung antara Forward dan AJI beserta GM dan direksi PLN Suluttenggo, Senin (18/1/2016) sore tadi, berjalan alot. Puluhan wartawan meminta pertanggungjawaban PLN atas pemadaman listrik yang dinilai diluar batas.
Diminta wartawan untuk memberi kepastian Sulut segera bebas pemadaman listrik, GM PLN Baringin Nababan tidak memberi jawaban yang pasti.
“Saya tidak bisa memberi jaminan 100 persen. Kepastian yang bisa saya berikan adalah 90 persen saya usahakan agar listrik tidak padam,” ujar Baringin Nababan.
Untuk mengurangi pemadaman listrik yang terjadi, GM PLN berjanji akan melakukan beberapa hal, diantaranya pembatasan pelanggan baru.
“Saya tidak akan royal menyambung pelanggan baru. Itu berarti akan lebih selektif sampai ada pembangkit baru masuk lagi, baru akan ada penyambungan baru. Tapi itu yang bisa saya lakukan agar tidak defisit lagi,” tambahnya. (srisuryapertama)

direksi PLN Suluttenggo dan jajarannya harusnya TIDAK PASANG GENSET di Rumah mereka…. itu baru adil…
ini diakibatkan karena para pemimpin di SULUT dan para politikusnya,selama ini cuma cari selamat.Takut untuk mengambil risiko untuk ,memperjuangkan, hak dan kepentingan rakyat SULUT.Yang penting mendapat kehormatan berupa :pangkat,jabatan ,facilitas ,dll. Tako tageser dari kedudukan. Karena dari pertama jadi politikus itu yang dikejar. Sehingga yang dipikirin bagaimana mo cari muka kepada dewa2 partainya. Mereka rela dijadikan jongos partai, rela jadi pengikut yang terus membebek, alias ABS. Dan yang paling celaka bersedia dirinya dijadikan ATM Contoh : Tambang pulau Bangka yang dirampas dan membiarkan rusaknya lungkungan hidup