Tahuna-Pemkab Kepulauan Sangihe menyimpan cukup banyak masalah yang harus segera dituntaskan. Bupati HR Makagansa menggilir satu per satu pejabatnya untuk melaporkan sejauh mana penuntasan hal-hal dimaksud dalam rapat evaluasi Senin (15/7) di Gedung Serba Guna Kantor Bupati.
Kesempatan pertama diberikan kepada Kepala Inspektorat, Drs Tajudin Sainkadir untuj menjelaskan temuan BPK RI dengan total Rp 19,4 miliar dari semua SKPD. Pengembalian, menurut Tajudin terealisasi Rp 11,4 miliar.
“Sisanya 8 miliar dalam proses penyelesaian hutang hingga akhir tahun ini,” jawab Inspektur Kabupaten Sangihe itu.
Dalam kesempatan tersebut, Makagansa mengingatkan Kabag Pemdes Drs Teinmart Kawasa menyangkut 4 Kapitalaung yang masuk dalam daftar calon legislatif sementara (DCS). “Kalau sudah ada permohonan dan memenuhi persyaratan teknis untuk segera ditindaklanjuti,” minta Makagansa.
Kabag Ekonomi Drs Jhoni Damalang ditanyai menyangkut penyaluran BBM jenis Bensin, Solar dan minyak tanah tidak sesuai jadwal ke kecamatan Marore yang meliputi 3 pulau yakni Kawio, Kawaluso dan Marore. Kondisi itu sering dikeluhkan 3 warga Kepulauan tersebut.
“Penyalurannya bukan melalui Pertamina langsung tapi melalui pihak SPBU sehingga distribusinnya seringkali tertunda disebabkan cuaca buruk,” jawab Damalang sambil memberikan kepastian akan melakukan koordinasi lanjut agar BBM tersebut bias terdistribusi sesuai jadwal.
Akhir pertemuan tersebut, Makagansa menegaskan kepada sejumlah pimpinan SKPD yang hadir untuk bekerja secara maksimal menuntaskan temuan– temuan yang ada dan tanggap atas keluhan masyarakat dalam pelayananan.
“Diharapkan kepada pimpinan SKPD yang hadir untuk bekerja secara maksimal, terlebih dalam pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya. (gun)
