
Manado – Kekhawatiran para lulusan SMP Negeri 8 Manado tahun ajaran 2015/2016 karena belum mendapat ijazah sepertinya akan segera berakhir, setelah kepala sekolah memastikan ijazah akan diserahkan sepanjang minggu ini.
Kepada BeritaManado.com, Kepala SMP Negeri 8 Manado, Adeleide Kemur SPd mengatakan, keterlambatan tersebut terjadi karena ijazah yang diterima pihak sekolah dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi Sulawesi Utara berblangko KTSP, sedangkan yang harus digunakan adalah blangko K13.
“Sebenarnya ijazah tidak bermasalah cuma ada kesalahpahaman karena waktu SMP 8 terima ijazah, itu berblangko ijazah KTSP kemudian kami konfirmasi dengan Diknas provinsi harus dikembalikan diganti dengan ijazah kurikulum K13. Tapi sampai sekarang sudah ada ijazahnya dan dalam proses penulisan, minggu depan semua sudah selesai,” ujar Adeleide.
Dirinya pun menegaskan, keterlambatan itu hanya karena ijazah yang sebenarnya sudah diterima harus diganti karena blangko yang tidak tepat, sehingga pihak sekolah membutuhkan waktu untuk menuntaskannya.
“Keterlambatannya karena ijazahnya diganti dengan blangko K13. Diknas provinsi juga punya usaha karena harus konfirmasi dengan kementrian. Ijazah yang sudah ditulis namanya, yang lain sudah ambil, yang lain mulai hari ini sampai minggu depan. Kami juga sudah menyurat kepada kepala sekolah yang ada anak-anak kami, bahwa ijazahnya sedang berproses,” tambahnya. (sandy/srisurya)
