Manado – Tak ada lagi prestasi mengagumkan nona-nona Sulawesi Utara di ajang Putri Indonesia ataupun Miss Indonesia.
Penyebabnya, tidak ada konsep jelas berbagai ajang pemilihan putra-putri berprestasi di Sulawesi Utara termasuk pemilihan Nyong dan Noni Sulut.
Pemprov Sulut menurut Kadis Pariwisata Joy Korah akan melakukan kerjasama dengan Yayasan Putri Indonesia sekaligus menyusun skema pengiriman di ajang pemilihan tingkat nasional.
“Selama ini tak ada konsep jelas. Misalnya yang dikirim ke pemilihan Putri Indonesia mengatasnamakan Sulut hanya berpengalaman sebagai model. Ada juga mantan Noni Sulut tapi sudah lama”, tutur Joy Korah, Jumat (5/6/2015).
Kedepan lanjut Korah, mengikuti ajang pemilihan Putri Indonesia wajib ikut serta di ajang pemilihan Noni Sulut.
“Jika ada yang tinggal di luar Sulut ingin ikut ajang Putri Indonesia wajib juara di pemilihan Noni Sulut. Tidak boleh langsung ikut seperti selama ini”, tukas Korah. (jerrypalohoon)
