
Minut, BeritaManado.com – KPU Kabupaten Minahasa Utara melakukan Rapat Koordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia Cabang Minahasa Utara (IDI Minut), Rabu (12/8/2020).
Pertemuan tersebut untuk membahas dan berkoordinasi terkait pemeriksaan kesehatan bagi bakal pasangan calon (Bapaslon) yang mendaftar sebagai calon bupati dan wakil bupati dalam Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020.
“KPU meminta rekomendasi dari IDI Minut dalam menentukan rumah sakit rujukan untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan bapaslon. Untuk pemeriksaan kesehatan ini, sesuai dengan aturan perundang-undangan, rumah sakit yang menjadi rujukan haruslah rumah sakit pemerintah dan memiliki status atau tipe A,” kata Ketua KPU Minut Stella Runtu.
Sementara itu Ketua IDI Minut dr Denny Ngantung Sp.S (K) menjelaskan bahwa rumah sakit yang memenuhi kriteria tersebut di Sulawesi Utara untuk sementara ini adalah RSUP Prof Kandou Manado.
Hal ini tertuang dalam Surat Rekomendasi Nomor 81/Rek/IDI-Minut/VIII/2020.
Untuk jenis-jenis pemeriksaan kesehatan yang akan dilakukan pada bapaslon, masih mengacu pada Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 231/PL.03.1-Kpt/06/KPU/XII/2017 tentang Petunjuk Teknis Standar Kemampuan Jasmani dan Rohani serta Standar Pemeriksaan Kesehatan Jasmani, Rohani, dan Bebas Penyalahgunaan Narkotika dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
Selanjutnya, Ketua dan Anggota KPU Minut menandatangani Berita Acara Nomor 859/PK.01-BA/7106/Kab/VIII/2020 tentang Hasil Rapat Koordinasi Tahapan Pemeriksaan Kesehatan Pencalonan Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara Tahun 2020.
“Telah ditetapkan keputusan pemeriksaan akan dilaksanakan di RSUP Prof Kandou. Pemeriksaan akan dilaksanakan tanggal 4 hingga 11 September 2020 berdasarkan jadwal pemeriksaan kesehatan sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 5 Tahun 2020 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020,” tambah dr Denny Ngantung.
(***/Finda Muhtar)
