
Bitung – Siswa dan siswi SMA Negeri 2 Kota Bitung kelas 3 tak diperkenankan menggunakan seragam ketika hendak mendengar hasil Ujian Nasional (UN), Selasa (20/5/2014). Hal ini dilakukan untuk menghindari aksi coret-coret yang dilakukan siswa SB bagai betuk pelampian kegembiraan.
“Jadi kami minta agar semua siswa kelas 3 ketika hendak datang mendengar hasil UN tak menggunakan seragam agar niat coret-coret itu tak terjadi,” kata Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Kota Bitung, Julius Ondang.
Ondang mengatakan, strategi itu termasuk manjur karena ketika proses pengumuman dilakukan aksi coret-coret tak terjadi. Karena para siswa datang menggunakan kaos atau kemeja bias sehingga tak mungkin melakukan aksi coret-coret.
“Untuk seragam sendiri para siswa sudah sepekat untuk mengumpulkan dan menyerahkan ke sekolah untuk diberikan kepada siswa kurang mampu,” katanya.
Sementara itu, di SMA Negeri 2 Kota Bitung sendiri ada 182 orang siswa yang ikut UN dan dinyatakan lulus 100%.(abinenobm)
