Kota Manado

Heboh… HJP-Tora Tuntut Pilkada Manado Ditunda?

Manado – Tampaknya persoalan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Manado, tidak hanya dipersoalkan banyak pihak seperti yang dibeberkan tim hukum pasangan calon Harley Mangindaan dan Jemmy Asiku beberapa waktu lalu.

Kali ini, sebuah surat yang mengatasnamakan tim Hanny Joost Pajouw dan Gregorius Tonny Rawung yang akrab disapa HJP-Tora telah melayangkan laporan kepada Panwaslu Manado dan KPU Manado perihal dugaan banyaknya pemilih siluman yang terdata di DPT Manado.

Surat yang dilayangkan tersebut ditandatangani oleh Djenri Keintjem selaku ketua tim kampanye bersama sekretarisnya Novie Lumowa tertanggal 10 Februari 2016.

Dalam surat tersebut, tim HJP-Tora mengindikasikan adanya pemilih dengan satu nomor kartu keluarga (KK) yang sama. Terdaftarnya warga yang telah meningal dunia, serta belum didaftarkannya pemilih pemula yang merupakan warga berusia 17 tahun, sejak 9 Desember 2015 hingga 10 Februari 2016.

Atas hal itu, tim HJP-Tora meminta Panwaslu Manado dan KPU Manado untuk melakukan penundaan pelaksanaan Pilkada Manado setelah pemutahiran DPT dilakukan.

Hingga berita ini dipublikasikan, ketua dan sekretaris tim kampanye HJP-Tora belum berhasil dimintai konfirmasi terkait surat tersebut.

Meski begitu, wakil ketua DPC PDIP Kota Manado yang membidangi politik dan propaganda, Hengky Kawalo menegaskan bahwa, pelaksanaan Pilkada Manado dapat dilaksanakan jika seluruh persoalan telah diselesaikan oleh pihak penyelenggara Pilkada.

“Soal DPT memang harus diverifikasi kembali. Supaya tidak ada hak dari warga wajib pilih yang dirampas. Pastinya, kalau ada warga yang tidak mendapat undangan memilih, tapi usia dan statusnya sudah dikategorikan pemilih, mereka akan malas datang ke TPS,” pungkasnya. (leriandokambey)

hjp-tora-dpt-siluman

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara