Prosesi penyerahan SK ini turut dihadiri sejumlah pejabat lintas kementerian dan lembaga, di antaranya Asisten Deputi Pemajuan dan Pelestarian Kebudayaan Kemenko PMK Ahmad Saufi, Direktur II Sosial, Budaya, dan Kemasyarakatan Kejaksaan Agung Subeno, Sekretaris Ditjen Politik Dan Pemerintahan Umum Kemendagri Andi Baso Indra Paharuddin, Sekretaris Ditjen Dukcapil Kemendagri Hani Syopiar Rustam, Sekretaris Ditjen Bimas Islam Kemenag Lubenah, Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Kemenag Adib Abdushomad, Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Industri Kebudayaan Anindita Kusuma Listya, Staf Khusus Menteri Bidang Diplomasi Budaya dan Hubungan Internasional Annisa Rengganis, serta Direktur Bina Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat Sjamsul Hadi.
Menjelang peringatan perdananya, Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa diharapkan menjadi ruang refleksi atas nilai-nilai spiritual luhur warisan leluhur bangsa.
Lebih dari sekadar seremoni, penetapan ini menegaskan arah kebudayaan nasional yang inklusif dan berkeadaban — menjadikan keberagaman agama dan kepercayaan bukan sebagai perbedaan yang memecah, melainkan kekuatan yang menyatukan Indonesia dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.
