
Manado, BeritaManado.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) menunjukkan komitmen kuat dalam membangun ekosistem politik yang sehat dan beretika.
Di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay, Pemprov menyalurkan dana bantuan keuangan parpol senilai Rp1,75 miliar kepada sembilan partai politik (Parpol) yang memiliki kursi di DPRD Sulut.
Langkah ini bukan sekadar penyaluran dana rutin, tetapi menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap politik bermartabat dan pendidikan kader yang berintegritas.
Penyerahan dana bantuan keuangan parpol berlangsung di Ruang CJ Rantung, Kantor Gubernur Sulut, Selasa (21/10/2025), dihadiri oleh pimpinan dan pengurus sembilan parpol, yakni PDIP, Golkar, NasDem, PKS, Demokrat, PKB, PSI, Perindo, dan Gerindra.
Gubernur Yulius yang diwakili Asisten I Setdaprov Sulut Denny Mangala, bersama Kaban Kesbangpol Jhonny Suak, menyerahkan secara simbolis bantuan tersebut dan menegaskan pentingnya peran partai politik dalam menjaga kualitas demokrasi daerah.
“Dana bantuan keuangan parpol ini bukan hadiah politik, melainkan bentuk tanggung jawab bersama dalam membangun peradaban demokrasi yang beretika, transparan, dan berorientasi pada rakyat,” ujar Gubernur Yulius dalam sambutan tertulisnya.
Ia menambahkan, partai politik memiliki fungsi penting sebagai penyambung aspirasi rakyat sekaligus motor pendidikan politik di tengah masyarakat.
“Kalau partai kuat dan beretika, maka demokrasi kita juga akan kokoh,” tegasnya.
Sementara itu, Kaban Kesbangpol Sulut Jhonny Suak menjelaskan bahwa seluruh proses penyaluran dana dilakukan secara transparan melalui transfer langsung ke rekening partai masing-masing.
“Total dana bantuan keuangan parpol tahun 2025 sebesar Rp1.753.680.000. Semua partai penerima telah diverifikasi dan memenuhi persyaratan administrasi,” jelas Suak.
Ia menegaskan, bantuan tersebut harus digunakan untuk kegiatan pembinaan kader, pendidikan politik, serta program-program yang menumbuhkan kesadaran demokrasi di masyarakat.
“Kami berharap dana ini menjadi investasi politik yang mencerdaskan, bukan sekadar formalitas,” ujarnya.
Suasana penyerahan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Para pimpinan partai yang hadir bergiliran menandatangani berita acara penerimaan dana hibah sebagai bentuk komitmen terhadap pengelolaan dana yang transparan dan bertanggung jawab.
(Jhonli Kaletuang)
