Politik dan Pemerintahan

GTI Sulut Desak Pemerintah Turunkan Harga BBM

Manado – Ketua Garda Tipikor Indonesia (GTI) DPD Sulawesi Utara, Risat Sanger melalui Wakil Ketuanya Stefan Runtukahu juga mendesak pemerintah agar segera menurunkan harga BBM premium dan solar. Menurutnya ini adalah saat yang tepat bagi pemerintah, karena harga minyak dunia sudah mencapai level 40 dolar AS per barel.

Namun, sejak Maret lalu, harga premium terus dipertahankan pada Rp 7.300 per liter, sedangkan solar pada Rp 6.900 per liter untuk wilayah Sulawesi Utara. Runtukahu menekankan, turunnya harga BBM akan sangat menolong daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah di tengah krisis ekonomi kini.

Dirinya menengarai alasan di balik keengganan pemerintah. Menurut dia, pemerintah berdalih harus menutupi selisih kerugian yang dialami Pertamina sebagai penyalur BBM di bawah harga keekonomian.

Apalagi, disebut-sebut perusahaan plat merah ini meminta jaminan laba per tahun sebesar 1,7 miliar dolar AS.

“Tidak ada alasan untuk (harga premium dan solar, red) tidak turun. Kalau alasannya untuk menutupi kerugian Pertamina, itu tidak bisa dalam sistem keuangan negara begitu,” tegasnya. (risat)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara