
Manado – Partai Golkar (PG) Minahasa yang menetapkan Careig Naichel Runtu, SIP (CNR) yang juga Ketua DPD PG Minahasa sebagai calon Bupati Minahasa tampaknya sudah mulai hitung-hitungan untuk melakukan koalisi dalam Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Minahasa.
Wacana koalisi dengan partai mana saja boleh tetapi yang paling penting bagi Partai berlambang Pohon Beringin ini menyatakan harus menguntungkan.
Ketua DPD PG Sulawesi Utara Drs. Stefanus Vreeke Runtu mengatakan “koalisi siapa saja boleh yang penting harus menguntungkan,” tegasnya dalam Rapat Pleno DPD PG Sulut diperluas, Jumat, (20/4) di Sekretariat DPD PG Sulut di Manado.
Runtu juga menjelaskan “hasil Survey Calon Bupati Minahasa sudah selesai. Yang pasti survey penetapan itu ditetapkan oleh DPP, kalaupun nanti sudah ada keputusan DPP yang ditanda-tangani olek Ketua Umum dan Sekjen ada yang melanggar dan melawan PO 13 dikenakan sangsi sesuai PO 13,” tegasnya.
Sementara itu mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa, Drs. Jan F.Soriton, DEA mengungkapkan bila keputusan PG Minahasa menetapkan Careig Naichel Runtu, SIP sebagai calon Bupati Minahasa sudah tepat.
“Keputusan yang diambil dengan menetapkan Careig Naichel Runtu, SIP sebagai calon tunggal Bupati Minahasa, adalah sangat tepat. Hal ini terbukti dengan hasil survey baru-baru ini yang menempatkan ia sebagai unggulan,” ujarnya.
Soriton bahkan menambahkan mengenal CNR sebagai figur muda potensial. “Sebagai mantan pejabat di lingkup Pemkab Minahasa, saya memahami betul karakteristik masyarakat dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Minahasa, dan secara pribadi, saya mengenal CNR sebagai figur muda potensial yang tangguh, pandai, berwawasan dan dekat dengan masyarakat dan karenanya CNR memang pantas didukung untuk masa depan Minahasa,” tegas Soriton. (jrp)

Saya sarankan pilkada minahasa khusus ke golkar tdk prlu koalisi dgn partai lain hal tersebut tdk ada pengaruh lagi dalam perolehan suara, justru utk wakl ambil aja dari akademisi spy kepemimpinan nanti kuat dan prosesional membangun minahasa…
Pak sariton nanti jadi sekda ulang kalo jadi kang?