
Bitung – Keberangkatan berjamaah yang dilakoni 30 anggota DPRD Kota Bitung terus mendapat sorotan. Sorotan tajam datang dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Bitung yang menilai 30 anggota DPRD yang baru dilantik beberapa waktu lalu buta hati atau tak berperasaan.
“Mereka (anggota DPRD, red) tanpa beban sama sekali keluar daerah meninggalkan masyarakat Kota Bitung yang tiap hari bergelut dengan pemadaman lampu,” kata salah satu kader GMNI Kota Bitung, Edwin Tumurang, Kamis (16/10/2014).
Jika memiliki hati kata Tumurang, harusnya 30 anggota DPRD menyuarakan dan memperjuangkan apa yang dirasakan masyarakat Kota Bitung. Bukan malah sebaliknya, keluar daerah secara berjamaah tanpa alasan yang jelas.
“Katanya mereka wakil rakyat, tapi kenapa malah lebih memilih keluar daerah dan berleha-leha di hotel daripada mengurus permasalahan yang dirasakan masyarakat Kota Bitung,” katanya.
Tumurang berharap 30 anggota DPRD Kota Bitung tak menghianati amanah yang dipercayakan masyarakat Kota Bitung dengan hanya mencari kesenangan pribadi.
“Selesaikan dulu permasalahan yang dirasakan masyarakat baru keluar daerah. Ini belum melakukan apa-apa sudah terbang berjamaah,” katanya.(abinenobm)
