
Bitung – Warga Kelurahan Danowudu Kecamatan Ranowulu nekad melakukan aksi sweeping kendaraan pengangkut pasir, Jumat (03/02/2017).
Aksi itu dilakukan warga karena gerah dengan aksi galian C jenis pasir yang tak kunjung berhenti kendati sudah ada surat penghentian dari Dinas Lingkungan Hidup dan himbauan dari Polres Bitung.
Menurut Generasi Muda Peduli Tanah Adat Danowudu, Rocky Tengker, sweeping kendaraan pengangkut pasir dilakukan berdasarkan instruksi Pemangku Adat Danowudu, Neltje Tengker dan Sesepu Masyarakat Adat Danowudu, Beni Tengker.
“Juga berdasarkan rapat masyarakat adat hari Kamis,2 Februari 2017 yang di fasilitasi oleh Generasi Muda Peduli Tanah Adat Danowudu,” kata Rocky.
Rocky didampingi Jurifel Rumajar mengatakan, aksi itu dilakukan semata untuk menjaga wilayah negeri Danowudu dari aktivitas galian C.
Mengingat wilayah Donowudu kata dia, adalah lumbung air bersih untuk masyarakat Kota Bitung yang harus dijaga.
“Ditambah lagi di RTRW wilayah Donowudu bukan wilayah pertambangan atau galian C, makanya kami akan menentang aktivitas galian C,” katanya.(abinenobm)
