
Manado, BeritaManado.com — RSUP Prof Dr R D Kandou Manado kembali menunjukkan peran strategisnya sebagai rumah sakit pendidikan di Sulawesi Utara yang berkomitmen mencetak tenaga kesehatan yang tak sekadar kompeten, namun juga memiliki nilai berakhlak yang menjadi semangat Kementerian Kesehatan.
Komitmen ini tampak dalam wejangan Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan, Sp.JP (K), FIHA, MARS, saat membuka kegiatan Orientasi Pendidikan dan Pelatihan bagi mahasiswa Program Pendidikan Profesi Ners Poltekkes Kemenkes Manado pada Senin (4/8/2025).
Selain menekankan pentingnya kegiatan ini bagi peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan yang ada di Sulawesi Utara, Prof Starry mengingatkan pentingnya melayani dengan sepenuh hati.
Karena itu, dirinya berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik agar bisa menyerap ilmu pengetahuan yang bermanfaat untuk perkembangan karier.
“Kegiatan ini diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta,” kata Prof Starry.
Para peserta didik didorongnya untuk aktif dan tidak segan untuk bertanya selama masa pendidikan.
”Manfaatkan waktu ini untuk bertanya,? berdiskusi dan menggali informasi sebanyak mungkin dari para narasumber” ujar Dirut Starry Rampengan.
Prof Starry pun berharap, ilmu yang didapat tidak hanya menjadi teori belaka, tetapi dapat dipraktikkan di kehidupan nyata.
”Dengan jiwa dan raga yang sudah dibekali dengan pelatihan seperti ini, kompetensi yang adik-adik miliki akan berguna bagi masyarakat, dan intinya melayani dan bekerja untuk Tuhan bukan untuk manusia, “pungkasnya.
Adapun materi-materi krusial seperti Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), dan Pelayanan Prima siap membekali para peserta.
Tujuannya jelas, yakni meningkatkan kompetensi dan profesionalisme agar mereka bisa memberikan pelayanan terbaik.
Sementara Dirut Poltekkes Kemenkes Manado, Sandra Tombokan SSIT, MKes, mengapresiasi RSUP Kandou yang sudah membuka pintu bagi Poltekkes Manado untuk belajar, sembari mengingatkan peserta didik untuk memanfaatkannya dengan baik.
”Kegiatan ini merupakan pintu masuk yang penting untuk meraih kompetensi yang profesional,“ ujarnya.
Sandra pun optimis akan peran diklat ini bagi pengembangan kompetensi para mahasiswanya.
”Kami percaya anak-anak bisa meraih ilmu yang baik untuk bisa diimplementasikan dalam pekerjaan nanti. Pesan saya, hormati budaya yang ada di RSUP Kandou, jaga nama baik institusi,“ tandasnya.
Adapun pelatihan diawali dengan penayangan video safety briefing dan laporan ketua panitia diklat, Ns Fransisca None, SKep, MKep.
Sementara kekinian, Kemenkes memiliki budaya kerja baru BerAKHLAK yang merupakan akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Turut hadir Ketua Jurusan, Samuel Tambuwun, SKM, MKes, dan para dosen serta pengajar.
