Agama dan Pendidikan

Bekali Mahasiswa UNPI, Dirut RSUP Kandou Tekankan Budaya 5S dan Anti Perundungan

Bekali Mahasiswa UNPI, Dirut RSUP Kandou Tekankan Budaya 5S dan Anti Perundungan
Orientasi Pendidikan dan Pelatihan bagi Mahasiswa Profesi Ners Universitas Pembangunan Indonesia (UNPI) Manado yang dilaksanakan di RSUP Kandou, Senin (10/03/2026).

Manado, BeritaManado.com – Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou, Prof. Dr. dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, kembali mengingatkan bahwa kecanggihan medis bukanlah satu-satunya kunci kesembuhan pasien.

Hal itu ia sampaikan saat membuka orientasi bagi mahasiswa Profesi Ners Universitas Pembangunan Indonesia (UNPI) Manado, Senin (10/03/2026).

Di hadapan para peserta didik tersebut, Prof. Starry menekankan pentingnya budaya 5S: Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun.

Menurutnya, aspek humanis adalah fondasi utama dalam pelayanan kesehatan yang berkualitas.

“Pasien harus dilayani dengan kasih. Kesembuhan mereka tidak hanya ditentukan oleh obat-obatan atau tindakan medis semata, tetapi juga oleh perhatian dan pelayanan yang memanusiakan manusia,” ujar Prof. Starry yang saat itu didampingi Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian, dr. Yune Laukati, MARS.

Kegiatan orientasi ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga paham standar keselamatan kerja.

Materi yang diberikan cukup komprehensif, mulai dari Bantuan Hidup Dasar (BHD), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), hingga Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP).

Prof. Starry berharap para mahasiswa mampu mengintegrasikan ilmu medis dengan sikap empati.

Baginya, komunikasi yang baik dengan keluarga pasien merupakan bagian tak terpisahkan dari proses penyembuhan di rumah sakit.

Komitmen Zero Bullying

Selain soal pelayanan, isu lingkungan kerja juga menjadi sorotan utama.

Prof. Starry secara tegas menyosialisasikan pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan RSUP Kandou.

Ia menjamin bahwa rumah sakit yang dipimpinnya harus menjadi ruang belajar yang aman dan saling menghargai.

“RSUP Kandou tidak mentolerir perundungan dalam bentuk apa pun. Tempat ini harus menjadi lingkungan yang nyaman dan aman untuk bekerja maupun belajar bagi siapa saja,” tegasnya, sembari menekankan pentingnya sikap saling menghargai.

Menutup arahannya, ia mengajak seluruh mahasiswa untuk menjaga integritas dan nama baik institusi.

Dengan pemahaman sistem pelayanan yang menyeluruh, para mahasiswa Profesi Ners diharapkan siap terjun menjadi tenaga kesehatan yang kompeten.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran manajemen rumah sakit, di antaranya Manajer Tim Kerja Diklat Frets Melope, SE, MSi, serta Asisten Manajer Pelatihan Ns. Jimmy Kamagi, S.Kep.

(***/jenlywenur)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara