Agama dan Pendidikan

GAMKI Wenang: Kritik Unsrat Boleh, Tapi Jangan Dihancurkan…

MANADO – Pimpinan Anak Cabang (PAC) GAMKI Wenang melalui sejumlah personelnya mengaku prihatin dengan kisruh di Unsrat yang mulai mengarah ke penghancuran karakter Unsrat sebagai institusi yang melahirkan putra putri terbaik daerah ini. Menyikapi ini Wakil Ketua PAC GAMKI Wenang, Geraldy Saliim, mengimbau kepada semua pihak bahwa mengkritisi Unsrat merupakan hal yang bagus, tapi menghancurkan karakter Unsrat itu tidak boleh.

”Masak hanya karena kepentingan kelompok, pribadi, tidak mendapatkan jabatan, dan lainnya, kemudian membuka semua kekurangan di Unsrat tanpa mempertimbangkan masa depan kampus ini. Khan ada yang boleh dibuka di umum, dan lainnya harus didiskusikan di internal kampus, ”ujar Geraldy, Senin (19/3).

Baginya, kalau semua mengenai Unsrat dibuka secara telanjang di depan umum, dan akhirnya menghancurkan Unsrat, maka semua keluarga besar Unsrat, dan semua yang peduli dengan Unsrat harus melawan, aksi yang akan merusak pendidikan Sulut kedepan.

Hal senada diutarakan Jerry Erungan, Wakil Bendahara PAC GAMKI Wenang. Menurutnya, semua setuju mengkritik pungli, dan segala bentuk kekurangan di Unsrat. Tetapi, kalau sudah berlebihan, dan mengarah ke ”pembunuhan karakter” serta pengurusakan Unsrat secara sistematis, maka semua pihak yang cinta Unsrat harus melakukan perlawanan.(dan)

2 tanggapan untuk “GAMKI Wenang: Kritik Unsrat Boleh, Tapi Jangan Dihancurkan…”

  1. Butul itu T 10. Seharusnya itu editor cuma ja kaseh lolos jo tu tulisan pro tim ten kua. Masak ja imbangi dengan berita menyudutkan tim ten? Proporsional saja khusus untuk support tim ten. Itulah mungkin pers beretika menurut ukuran T 10. Kalau tim ten diserang kiri kanan, kapan dang mo terbalas tuh dendam deng sakit hati? Adil kua editor, adil khusus pa tim ten. Biar saja unsrat ancor yang penting tim ten pe dendam pa incumbent terbalas. Tim ten nyandak butuh jabatan. So pernah kua menjabat mo apa leh io toch? So pernah rasa kua tu sedap di kursi panas mo ingin apa lagi io toch. So kenyang dengan kekuasaan kata. Sekarang tinggal lapar dan haus akan kebenaran dan yang penting incumbent malintuang dari kursi. Memang sekarang soh tidak menjabat maar bukan berarti katu so nembole ba beking ancor. Buktinya orang-orang pandu katu ada dukung tim ten. Ada dapa jemput dengan bis pigi ba demo di unsrat kata. Esok-esok nanti dorang mo pigi jemput lagi itu warga dekat ring road. Soalnya mo kumpul warga unsrat agak susah. Warga unsrat kebanyakan nyandak setuju dengan manuver tim ten yang sudah menjurus ke pembunuhan karakter pa institusi. Biar pun kata warga unsrat setuju banyak penyimpangan yang perlu dikaseh lurus maar bukan dengan cara yang dilakukan tim ten obral kiri kanan muka blakang atas bawah pusar kata. Seharusnya lebeh elegan dan beretika sebagai akademisi pande-pande so profesor+doktor semua. Bukan obral. Maar biar lagi banyak yang nyandak setuju dengan cara tim ten meluruskan tetap kua torang support. Maju terus ajar terus baku abis ancor kalau ancor abis kalau abis malintuang kalau malintuang. Biar saja ancor samua satu kali supaya tim ten pe sakit hati dapa skors kong ta cabu dari jabatan bisa terbalas. Lebeh bagus lagi kalau unsrat tutup supaya abis bae-bae. Biar saja dorang bilang so melakukan pembunuhan karakter pa institusi. Apa salahnya? Sapa suruh incumbent skors kong nyandak dukung pa mener anu jadi dekan. Encik anu lagi nyandak di dukung jadi PR 2 kong lagi dapat cabu dari pimpro. Cuma ada dukung orang laeng yang lebe besae dari tim ten pe orang. Seharusnya incumbent dukung pa tim ten pe orang karena hanya dorang orang-orang terbaik di unsrat. Siapa lagi suruh incumbent gusur encik anu pe rudis. Inilah torang ba balas coba incumbent rasa kalau sedap. Encik anu kua istimewa karena dapat warisan rudis orang tua. Seharusnya incumbent nyandak boleh gusur untuk pengembangan unsrat. Biar dosen-dosen lain nyandak dapat rumah dinas kong terpaksa kredit rumah yang penting encik anu musti dapat karena salah satu founding father dia punya orang tua. Wajib diberi rudis. Ada dia punya UU kata? Inilah akibat incumbent nyandak dukung dorang punya mau. Tiba waktunya membalas ancor kalau ancor. Begitu toch tim ten? Ngoni torang pe pahlawan tanpa tanda jasa, pahlawan tanpa pikir panjang. Ajar terus. Bage terus. Obral terus. So orang seperti ngoni yang terbaik bagi institusi. Orang laeng besae semua. Kalau orang lain sibuk mau angkat unsrat menjadi lebeh baik maka ngoni sibuk menjual keburukan unsrat. Ngoni itu yang terbaik. Masih banyak ruangan kosong di MTC atau di MM atau di MTS. Boleh juga ngoni buka lapak di situ supaya hobby obral bisa lebeh tersalur. For sale! Ngoni itu pahlawan pendidikan tinggi sulawesi utara. Bage terus saja. Ing ngarso sung tulodo ing madya mangun karso tut wuri handayani! Viva tim ten!

  2. Siapa yang tidak dpat jabat, eh ketua PAC kalau bicara pake data dong… Ini juga editor masa tanpa konfirmasi selalu menjuds bagitu.. So brapa kali ini Abm BA tulis tanpa konfirmasi, mulai dari Benny, FLOra, sampe skrng ini.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara