Kota Bitung

Fonny Tumundo Tegaskan PHBS Bukan Sekadar Lomba, tetapi Investasi Mencetak Generasi Hebat

Di Hadapan Tim Penilai Provinsi, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bitung, Fonny Tumundo Tekankan Pentingnya Budaya Hidup Sehat di Sekolah, Jumat (5/6/2026).

Peliput: Syarif Umar l Bitung

Komitmen mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, aman, dan nyaman terus diperkuat di Kota Bitung. Hal itu terlihat dalam pelaksanaan Penilaian Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SMP Negeri 2 Bitung yang mendapat perhatian langsung dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Bitung, Fonny Tumundo, S.Pd., M.Pd.

Kegiatan yang menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas lingkungan pendidikan tersebut dihadiri tim penilai dari tingkat Provinsi Sulawesi Utara, Pokja lV Tim Penggerak PKK Kota Bitung, Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Bitung, jajaran guru, serta para siswa SMP Negeri 2 Bitung.

Dalam sambutannya, Fonny Tumundo menyampaikan apresiasi atas kesiapan pihak sekolah dalam mengikuti penilaian PHBS. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak boleh dipandang semata-mata sebagai ajang kompetisi atau penilaian administratif, melainkan momentum penting untuk membangun budaya hidup sehat yang berkelanjutan di lingkungan pendidikan.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh tim penilai, di antaranya perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara Rita Supit, M.Kes, Wakil Ketua Pokja IV Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Utara Prof. Dr. Grace Pangemanan-Kandou, M.Kes, Anggota Pokja IV Ny. Linda Paudi, M.Kes, serta seluruh peserta yang mengikuti kegiatan ini,” ujar Tumundo.

Ia menjelaskan, pelaksanaan PHBS merupakan instrumen evaluasi yang sangat penting dalam mendorong peningkatan kualitas sekolah secara menyeluruh. Karena itu, setiap masukan yang diberikan tim penilai harus dipandang sebagai peluang untuk melakukan pembenahan dan peningkatan mutu pendidikan.

“Kami berharap, meskipun saat ini masih dalam tahap penilaian, apabila terdapat hal-hal yang perlu diperbaiki atau menjadi masukan bagi sekolah, kiranya dapat disampaikan tanpa harus menunggu pengumuman hasil. Masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi yang sangat berharga untuk peningkatan kualitas sekolah ke depan,” katanya.

Lebih lanjut, Tumundo menegaskan bahwa sekolah yang mampu menciptakan lingkungan bersih dan sehat akan melahirkan generasi yang sehat, produktif, disiplin, dan berkarakter. Oleh sebab itu, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat harus menjadi budaya yang tertanam dalam aktivitas sehari-hari seluruh warga sekolah.

Menurutnya, keberhasilan PHBS tidak hanya diukur dari kelengkapan sarana pendukung kesehatan, tetapi juga dari kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan, membiasakan pola hidup sehat, serta menciptakan suasana belajar yang kondusif.

“Penilaian PHBS ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan pola hidup sehat, serta menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik,” pungkasnya.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara