Kota Bitung

FMKH Tanam Pohon dan Bersih-bersih Pantai Cagar Alam Duasudara Kota Bitung

FMKH Tanam Pohon dan Bersih-bersih Pantai Cagar Alam Duasudara Kota Bitung
Forum Masyarakat Konservasi Hutan (FMKH) Kota Bitung, dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023.

Bitung, BeritaManado.com – Dalam upaya melestarikan alam dan keanekaragaman hayati Cagar Alam Duasudara di Kota Bitung, kegiatan penanaman pohon dan bersih-bersih pantai berhasil diselenggarakan pada 7 Juni 2023 di Taman Wisata Alam Batuangus.

Inisiatif ini yang menjadi bagian penting dari pertemuan besar Forum Masyarakat Konservasi Hutan (FMKH) Kota Bitung, sekaligus memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023.

Kegiatan tersebjt menarik perhatian masyarakat setempat, pejabat pemerintah, dan perwakilan dari berbagai organisasi. Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Sulawesi Utara Yakub Ambagau, dalam sambutannya, menyoroti pentingnya Cagar Alam Duasudara dan memberi apresiasi atas keterlibatan aktif FMKH Kota Bitung dan masyarakat dalam melestarikan keanekaragaman hayati yang unik ini.

Oleh sebab itulah kegiatan ini juga turut didukung penuh oleh PT PLN (persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi.

Husni Wardana selaku manager mengatakan pihaknya sangat mendukung wujud nyata upaya pelestarian lingkungan, apalagi jika itu melibatkan masyarakat lokal.

Hampir 200 peserta yang hadir dengan penuh semangat mengikuti kegiatan penanaman 250 bibit pohon di sekitar TWA Batuangus yang merupakan bagian dari Cagar Alam Duasudara.

Tindakan simbolis ini menandakan dedikasi mereka terhadap upaya konservasi jangka panjang dan keinginan mereka untuk mengembalikan keseimbangan antara aktivitas manusia dan alam.

Selain penanaman pohon, dilakukan juga kegiatan pembersihan pantai di sepanjang pantai coral.

Ance Tatinggulu, Koordinator Protected Area Selamatkan Yaki mengatakan, kolaborasi antara FMKH Kota Bitung, Selamatkan Yaki, BKSDA Sulawesi Utara, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bitung dan PT PLN UIP Sulawesi menunjukkan komitmen kuat untuk melestarikan Cagar Alam Duasudara dan melindungi ekosistemnya.

“Dengan menggabungkan upaya, organisasi dan masyarakat ini, menunjukkan kekuatan aksi kolektif dan dampak mendalam yang dapat dicapai ketika banyak orang bersatu untuk tujuan bersama,” ujarnya.

(***/Finda Muhtar)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara