Jajaran Forkopimda Sulut dan Minahasa
Tompaso – Hajatan dalam rangka pelestarian budaya daerah Sulawesi Utara sepertinya tidak diminati oleh kalangan kepala daerah di semua tingkata. Buktinya pada acara Festival Pinawetengan 2015 yang diselenggarakan di lokasi Institut Seni Budaya Sulut Desa Pinabetengan Kecamatan Tompaso Barat sama sekali tak ada satu pun kepala daerah yang hadir, mulai dari Gubernur, Walikota, Bupati, wakil kepala daerah, Sekretaris Daerah hingga para Asisten.
Bahkan yang memberikan sambutan selain Ketua Yayasan Institut Seni Budaya Sulut adalah Kapolda Sulawesi Utara Brgijen Pol Wilmar Marpaung dan tidak ada dari unsur pemerintah apakah itu dari provinsi maupun Kabupaten Minahasa sebagai tuan rumah.
Pengamat Politik dan Pemerintahan Dr Jerry Massie kepada BeritaManado.com, Selasa (7/7/2015) mengatakan bahwa hal tersebut memang sangat disayangkan. Kalaupun dikatakan sudah ada instansi teknis yaitu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan hadir, itu sudah otomatis memang harus demikian karena sudah menjadi pekerjaannya.
“Ini menjadi pertanyaan besar, apakah pemerintah serius ingin melestarikan budaya daerahnya masing-masing? Kalau sekedar hadir saja tidak mau, bagaimana bisa mengatakan kepada masyarakat luas bahwa pemerintah serius ingin lestarikan budaya daerah,” ungkap Massie. (frangkiwullur)
