Sehingga model atau gaya kepemimpinan tidak cukup hanya sekedar normatif dan adminitratif.
Diperlukan kepemimpinan yang kretivitas dan inovatif dalam menghadapi penahanannya.
Mendisiplinkan masyarakat di satu sisi dengan menjaga stabilitas perekonomian di sisi lain tidaklah gampang.
Melayani masyarakat diperlukan inovasi baru seperti penyediaan layanan berbasis teknologi dan pengadaan sumber daya birokrasi yang mampu menjalankan itu.
4. Diperlukan objektivitas dari keduanya dalam pengangkatan pejabat.
Jangan sampai pejabat yang berkualitas digantikan oleh ASN yang belum mapan baik dalam tata kelola adminitrasi atau pengalaman kepemimpinan.
Para tim sukses akan berusaha meminta kompensasi atas perjuangan mereka saat pemenangan Pilkada sehingga posisi pejabat akan banyak diisi oleh orang-orang dekat tim sukskes yang belum tentu sudah punya pengalaman dan kapasitas sebagai pejabat.
Agar tidak menimbulkan potensi konflik di tingkat masyarakat, sedapat mungkin pengangkatan kepala-kepala lingkungan harus memiliki standar kepemimpinan dan diterima oleh sebagian besar masyarakat.
Saat Pilkada, hampir semua kepala lingkungan dikapling-kapling oleh semua pasangan calon.
Akibatnya jabatan kepala lingkungan yang berfungsi sebagai perekat sosial dan administrasi telah berubah menjadi jabatan politik.
Diperlukan kearifan dari keduanya dalam proses rekrutmen.
“Agar jangan sampai justru memicu konflik baru,” ujarnya.
(BennyManoppo)
