
Laikit, BeritaManado.com – Pelaksanaan kegiatan Family Gathering Komsos Keuskupan Manado tahun 2025 dalam rangka perayaan Hari Komunikasi Sosiual se-Dunia ke-59 yang digelar di Paroki St. Yohanes Penginjil Laikit sukses digelar.
Peserta yang berasal dari berbagai paroki se-Keuskupan Manado datang ke lokasi kegiatan dengan sebuah harapan akan terwujudnya pesan mendiang Paus Fransiskus “Bagikanlah dengan lemah-lembut harapan yang ada di dalam hatimu”.
Pesan mendiang Paus Fransiskus tersebut dijabarkan dalam sepuluh poin yaitu komunikasi berdasarkan harapan, dimana para pegiat Komsos diharapkan dapat menjadi komunikator yang membawa harapan kepada dunia yang dilanda polarsisasi dan misinformasi.
Pegiat Komsos harus berani menolak agresivitas, prasangka dan fanatisme, agar tidak menyesatkan atau memecah belah.
Dalam mewujudkan sebuah harapan, pegiat Komsos harus menampilkan wajah Kristus dalam setiap karyanya sebagai tanda bahwa Tuhan senantiasa menyertai dan menguatkan.
Dalam menyampaikan informasi, pegiat Komsos harus mengedepankan sikap yang lemah lembut, penuh hormat dan empati yang terilhami dari teladan Yesus sendiri.

Dalam ruang eksaksian, pegiat Komsos harus menyuarakan harapan dengan penuh rasa tanggung jawab terhadap harapan yang dimiliki sebagai bentuk kesaksian iman.
Menghindari slogan kosong juga adalah sikap yang harus dihindari oleh setiap pegiat Komsos, agar terhindar dari informasi yang provokatif dan sebaliknya menyampaikan kebenaran.
Sebagai sebuah komunitas, para pegiat Komsos harus menjadi wadah bagi berkembangnya komunikasi sebagai sebuah proyek bersama yang saling mendukung satu sama lain.
Relasi adalah unsur penting dalam sebuah komunitas, dimana dalam implementasi karya pegiat Komsos harus menjadi komunikasi itu sebagai sarana untuk membangun persekutuan, bukan sebagai pemecah belah.
Mendiang Paus Fransiskus meniutipkan epsan bahwa sebagaimana tema Tahun Yubileum 2025 yaitu “Peziarah Pengharapan’ para pegiat Komsos harus menjadi pribadi-pribadi untuk membawa harapan bagi umat.
Setiap komunikator harus membuka diri terhadap kehadiran dan karya Roh Kudus yang akan membantu menemukan dan mengungkapkan nilai-nilai kebaikan yang tersembunyi.
Sekretaris Eksekutif Komsos Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Pastro Antonius Steven Lalu Pr dalam materinya dan juga khotbah saat memimpin Misa Hari Minggu Komunikasi Sosial se-Dunia, Minggu (1/6/2025) memberikan penekatan terhadap pesan-pesan mendiang Paus Fransiskus tersebut yang dirangkum dalam empat poin yang juga menjadi tugas seorang pegiat Komsos, yaitu dokumentator, komunikator, menjadi jembatan dan membangun relasi.
Semetnara itu, Ketua Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Manado Pastor Made Pantyasa Pr dalam beberapa kesempatan selama pelaksanaan Family Gathering juga memperkuat motivasi para pegiat Komsos yang datang dengan segudang pergumulan.

“Kita jangan mengeluh atas keterbatasan perangkat teknologi atau sumber daya manusia yang ada. Pakailah perangkat teknologi yang ada dan jangan dulu berharap untuk memiliki yang lebih mahal dan sebagainya. Seberapa sumber daya manusia yang dimiliki, berdayakanlah itu, yang penting mereka memiliki visi yang sama sebagai pegiat Komsos di paroki masing-masing,” ucap Pastor Made Pantyasa Pr.
Tak hanya sekedar hadir, mendengarkan materi, mengikuti Misa dan berdinamika dengan umat Paroki St. Yohanes Pengunjil Laikit, pegiat Komsos dari paroki-paroki juga mendapatkan apresiasi dalam sebuah momen Komsos Award 2025 dengan berbagai kategori yaitu, YouTube, Tik Tok, Instagram, Facebook, Website, Komsos Teladan dan Komsos Favorit.
“Apresiasi ini bukan ajang perlombaan, melainkan kesempatan untuk memberikan pengakuan atas segala karya yang sudah dibuat, setidaknya untuk satu tahun terakhir. Komsos paroki yang belum berkesempatan mendapatkan award bukan berarti tidak baik. Teruslah berkarya dengan apa yang dimiliki,” harap Pastor Made Pantyasa Pr.
Semetnara itu, Novena Tulangow, peserta Family Gathering Komsos Keuskupan Manado 2025 dari Paroki St. Petrus Langowan mengaku sangat terkesan dengan pelaksanaan tersebut di tahun 2025 ini.
