Lukman kemudian memulai perjalanan spiritualnya hingga bertemu dengan sang istri, Pricilla Pulunggono.
Mereka pacaran beda agama kala itu.
Lukman terima hadiah pergi ke Tanah Suci alias umrah secara gratis.
Meski dalam proses meyakini agama lain, Lukman berangkat dan menunaikan rukun umrah seperti umat Muslim pada umumnya.
Karena sulit menyentuh hajar aswad, ia mulai emosi.
Namun emosi mereda ketika ia mengingat ucapan sang kakek agar terus menyebar kasih.
Atas kesabaran dan kenyakinan tersebut, Lukman akhirnya bisa mencium hajar aswad.
Sepulang dari umrah, ia memantapkan diri untuk pindah agama.
(Alfrits Semen)
