Berita Utama

”Fabian-Ai Pemimpin Masa Depan Sulut”

''Fabian-Ai Pemimpin Masa Depan Sulut''
Harley "Ai" Alfredo Benfica Mangindaan dan Fabian "Ebi" Richard Sarundajang

MANADO – Menghadapi tantangan daerah ini kedepan yang semakin kompleks, Sulut harus menyiapkan generasi muda yang brilian. Diantara beberapa pemuda yang mempunyai potensi untuk mengangkat masa depan daerah ini adalah, Fabian Richard Sarundajang (FRS) alias Ebi, Ketua DPD KNPI Sulut, dan Harley Benfica Mangindaan (Ai), Wasekjen DPP KNPI. Kedua figur muda ini punya potensi memimpin Sulut di masa depan.

Hal ini diutarakan Michael Mamangkey, Ketua Forum Peduli Pembangunan (FPP) Sulut. Menurutnya, Fabian dan Ai, sudah meretas jalan untuk menjadi pemimpin masa depan daerah ini. ”Kita sebagai sesama generasi muda, tinggal memberi jalan, untuk melapangkan jalan keduanya meretas karier, ”ujar Michael kepada beritamanado.

Sementara itu, Novry Darondo, mengatakan, kedua figur ini dalam berkarier harus berani keluar dari bayang-bayang kebesaran orang tua masing-masing.

”Saya lihat keduanya memang punya potensi, dan cerdas, tapi keduanya harus menunjukkan kemandirian dalam berorganisasi, dan berpolitik. Tunjukkan ke rakyat Sulut bahwa kalian berdua (Fabian dan Ai), memang pantas untuk memegang estafet kepemimpinan di daerah ini kedepan nanti, ”ujarnya. (abm)

19 tanggapan untuk “”Fabian-Ai Pemimpin Masa Depan Sulut””

  1. mo muntah kita baca ini judul berita,so talalu dibuat2 sekali eh,terutama mngn fabian,sapa di mdo yg nda tau fabian pe kelakuan?nda malu stou se maso berita hoaxx model bagini?

  2. Please deh jgn lebay nih yg bkn berita,jgn pikir smua org buta?ya ampun,prestasi fabian selama ini apa sih? Kecuali hidup berhura2 setiap malam.
    Skolah aja ga beres,rumah tangga jg ga beres,uda dech stop bkn berita ga berbobot model kyk bgt.
    Terlalu bodoh klo org bs percaya fabian pemimpin masa depan,tp lebe bodoh lg yg bknm berita ini.

  3. Saudara2 ku, berbicara seorang pemimpin… ada yg memang ditakdirkan untuk jadi pemimpin “leader by born”. Ada yg melalui proses. Soal mereka berdua….sebaiknya kita tidak terlalu menanggapi. mereka juga punya hak. Kita nanti jadi berdosa dengan orang pe dosa. Samua torang iri dgn kondisi skarang ini..khan ini samua sepeti “soap opera” saja kwa. Kita semua memang punya keinginan untuk merubah tanah air kita tanah Min ahasa atau Sulut katakanlah. somehow mencari pemimpin yg pas untuk bangsa Minahasa begitu Sulit dari dulu. Harapan tinggal harapan, kalu mw semaju bola kaki, bunaken dsb….belum stou Itu yang lebih utama yaitu toran perlu pemimpin yg peduli pendidikan dan punya kepedulian dalam mengatur anggaran yg berpihak pada masyarakat desa. Bukan tiap walikota gubernur baru yg skarang ini musti beli oto baru. Itu jo so dapa lia tu pribadi. tapi kapan yah dapa pemimpin yg begitu……

  4. ckckc….menurut kita idealnya seorang pemimpin itu hrs dr kalangan birokrat, yg so membangun karier dari bawah, so pernah merasa sulitnya cari duit, dan yg terpenting terpelajar, berwawasan luas, nyanda anak mami papi, peduli, berprestasi, berjiwa kepemimpinan serta berjiwa enterprenuership

  5. Putuskan rantai nepo-nya,
    Defame Nepo-nya bukan orangnya
    Mereka terlalu populer karna bokap2nya dan Media……

    Harus ada counter, adakanlah forum, publikasikan..
    Defame nepo!

  6. MEREKA TIDAK TAU APA YANG DIBUTUHKAN OLEH RAKYAT APAKAH MEREKA PUNYA HATI UNTUK ITU…SAYA KENAL MEREKA DAN MEREKA KAYAKNYA TIDAK PANTAS MINTALAH SESEORANG YANG DARI KELAS BAWAH ITU YNG MENGERTI APA ARTI KESUSAHAN

  7. Menarik tapi menggelitik Judul dan tanggapan Artikel ini…..
    Mereka berdua kendaraan politik sudah atau gampang dan bisa diadakan…..tapi terlalu banyak faktor yang akan mempengaruhi……walahualam…kesimpulan saya….berita ini hanya “pesan sponsor” :)
    Mudah-mudahan harapan penulis artikel ini dan kelompoknya dapat terwujud dalam waktu 10-15 tahun kedepan…karena dalam waktu tersebut peta politik…dan sosial belum tentu sama …..

  8. Seorang calon pemimpin harus pintar otaknya,bukan hanya pintar bicara n pintar cari muka……

  9. Tetap seleksi alamiah tidak bisa dibendung. Siapa yang Terampil, pasti tampil. Orang biasa yang bertindak luar biasa semakin banyak koq. Ayo anak orang biasa, maju terus!. Mereka belajar, anda belajar; mereka istirahat, anda belajar; mereka nongkrong di kafe, anda belajar. Fakta membuktikan, bahwa jumlah anak orang biasa yang meraih prestasi masih jauh lebih besar ketimbang anak yang tampil karna dibayang-bayangi kekuasaan orang tuanya. Kalau anak penguasa yang terjerumus, iya memang lebih buanyak. Bahkan sampe yang mampus karena over dosis juga ada. he…he….

  10. Fabian skolah tinggi di deluxe peninsula,cuman tau senang2,se abis dp papa pe doi ambur2 mabo2an,klo fabian jd pemimpin sulut,maka habislah Sulut. So gila yg beking berita,pemimpin masa depan..

  11. MANGEMO tou Nyiur Malambai, kata2 itu bkn meningkatkan daerah tapi menghancurkan. Seperti semboyan populer org Amrik ‘Janganlah qta lihat hijaunya taman tetangga’. Maksudnya jangan menyamakan/mengirikan pemberian Tuhan p dorang dg p torang. Equal opportunity itu slalu ada cmn tergantung diri sendiri mencapaikan itu. Percayalah, pemberian Tuhan itu adalah slalu baik buat qta. Klu smua bebondong2 jadi pemimpin daerah, sapa yang akan berkerja di ladang? Siapa yang akn menjadi guru buat generasi berikutnya??

  12. Peminpin masa depan?? sekolah aja nda berprstasi, cuman numpang prestasi di ketiak bapaknya mau jadi pimpinan SULUT, statement MM ngacoh.

  13. Setuju dengan SOS. Kayaknya KKN tidak akan hilang dari bumi Indonesia. pejabat atau petinggi daerah langsung mempersiapkan keluarganya sebagai calon penerus (entah itu suaminya,istrinya,atau anaknya).
    Sekarang ini jamannya orang berduit yang pegang jabatan ataupun kepala daerah.

  14. Rakyat biasa juga bisa jadi luar biasa,,,Darah penguasa bukan pula hanya milik orang2 yang katanya luar biasa,,,persoalannya torang cuma karna kala biasa saja…makanya skarang biar jo torang ba biasa biasa jo dulu…oi to SOS…heheheh

  15. Ini lah para calon2 pemimpim masa depan (katanya) hasil binaan dan investasi para orang tua mereka masing-masing, anda-anda yang cuma punya orang tua PETANI, BURUH jangan banyak bermimpi akan jadi seperti mereka, karna SISTEM YANG DI CIPTAKAN PARA PEMIMPIN SAAT INI yang membuat anda-anda yang tidak mempunyai ” DARAH PENGUASA” akan selalu ditakdirkan untuk tetap menjadi ‘RAKYAT BIASA’

  16. @Spaulding, good comment! cuma mungkin ada salah ketik maksudnya ‘in God’s hands’. ok, lanjutkan.

  17. Masa depan kepemimpinan Sulut dan Manado is in good hands. Tapi seperti kata Novry, kedua figur ini harus menunjukkan Maturity in Organization, Politik, dan Kerakyatan. Standar yang telah diciptakan SHS memang cukup tinggi, tapi dia bisa melakukan itu karena dorongan cinta yang sangat besar buat daerah Sulu. Saya percaya kedua FIGUR ini mempunyai cinta yang sama atau lebih buat daerah dan rakyat Sulut.

    Doronglah prestasi olahraga Sulut, tingkatkan SDM, dorong KEBERSIHAN, bangunlah kebudayaan Sulut, tetap improve Pendidikan, TOLAK reklamasi pantai, dan kelolahkanlah Bunaken. Kerjakanlah semua ini DENGAN semangat MAPALUS/SYNERGY, UNDER GOD!

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara