Kota Bitung

Empat Jam Berlayar, KM Sangiang Kembali ke Bitung

Hasani menunjukkan lokasi perairan di Sulut yang rawan (foto beritamanado)
Hasani menunjukkan lokasi perairan di Sulut yang rawan (foto beritamanado)

Bitung – Diduga akibat cuaca, KM Sangiang yang bertolak dari Pelabuhan Samudera Kota Bitung, Selasa (14/1/2014) sore tujuan Sitaro memilih balik arah. Padahal kapal Pelni yang mengakut sekitar 300an penumpang tujuan wilayah Sitaro ini telah berlayar selama empat jam namun karena ketinggian ombak diatas empat meter sehingga memilih untuk kembali ke Pelabuhan Samudera.

“KM Sangiang tiba di Pelabuhan Samudera sekitar pukul 4.30 Wita tadi pagi karena tidak meneruskan pelayaran akibat gelombang tinggi,” kata Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kota Bitung, Bay Hasani, Rabu (15/1/2014).

Padahal kata Hasani, sebelum diberangkatkan dari Pelabuhan Samudera, pihaknya memantau cuaca gelombang masih bisa dilewati kapal seukuran KM Sangiang karena prakiraan gelombang menunjukkan ketinggian hanya 3 sampai 4 meter di perairan Sitaro.

“Tapi kenyataannya Nahkoda KM Sangiang memutuskan untuk kembali ke Kota Bitung, berarti ketinggian ombak melebihi 4 meter,” katanya.

Tak hanya karena ketinggian gelombang, namun Hasani mengatakan KM Sangiang sempat keluar dari jalur yang telah ditetapkan karena kuatnya tiupan angin dan arus. “Begitu kita tahu KM Sangiang kembali ke Pelabuha Samudera, kita langsung menghentikan semua pelayaran yang mengarah ke wilayah Utara karena situasi sangat membayakan pelayaran,” katanya.(abinenobm)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara