“Dengan metode itu, sebanyak 1.221 responden dipilih melalui pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi, dan screening,” ujar Djayadi.
Toleransi atau batas kesalahan survei itu adalah 2sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
(Alfrits Semen)
