
Manado, BeritaManado.com — Perekonomian Sulawesi Utara menunjukkan kinerja impresif sepanjang 2025.
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara mencatat pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 5,66 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan nasional sebesar 5,11 persen.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulut, Joko Supratikto, mengatakan capaian ini mencerminkan daya tahan ekonomi daerah yang terus menguat.
“Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara pada 2025 mencapai 5,66 persen, lebih tinggi dari nasional. Ini menunjukkan resiliensi ekonomi daerah yang tetap terjaga dan terus bertumbuh,” ujar Joko saat membuka pelaksanaan Refreshment Wartawan Ekonomi Sulut di Kantor Bank Indonesia Sulut, Kamis (26/2/2026).
Konsumsi dan Investasi Jadi Penggerak
Pertumbuhan ekonomi Sulut terutama ditopang konsumsi rumah tangga yang meningkat saat hari besar keagamaan dan libur akhir tahun.
Selain itu, investasi juga mengalami peningkatan, khususnya penanaman modal asing dari Singapura.
Dari sisi sektor usaha, transportasi dan pariwisata menjadi pendorong utama, seiring meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara melalui pembukaan rute penerbangan internasional baru di Bandara Sam Ratulangi.
Perbankan Tumbuh Stabil
Kinerja perbankan juga menunjukkan tren positif. Kredit perbankan tumbuh 5,91 persen, dengan rasio kredit bermasalah (NPL) tetap terjaga di level 2,55 persen.
Namun demikian, BI menilai kredit masih didominasi kredit konsumsi sebesar 59 persen.
Ke depan, BI mendorong peningkatan kredit produktif agar memberikan nilai tambah bagi sektor riil.
“Diversifikasi kredit produktif perlu diperkuat melalui sinergi bersama perbankan dan OJK agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas,” kata Joko.
Outlook 2026: Pariwisata dan Digitalisasi Jadi Motor
Memasuki 2026, BI Sulut memproyeksikan pertumbuhan ekonomi akan semakin kuat, didorong oleh:
Pemulihan sektor pariwisata
Peningkatan perdagangan internasional melalui Pelabuhan Bitung
Percepatan program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Meningkatnya akseptasi ekonomi digital
“Dengan berbagai faktor pendorong tersebut, kami optimistis ekonomi Sulawesi Utara pada 2026 akan tumbuh lebih kuat dibandingkan tahun sebelumnya,” pungkasnya.
(srisurya)
