Bukan hanya itu, lanjut Dino, sejumlah penerbangan Korsel, mulai dari Korean Air, Jejju Air hingga Jin Air ramai-ramai jajaki kerjasama ke Manado.

Semuanya sempat akan membuka direct flight ke Manado.
Menurut Dino, Kementerian Pariwisata yang saat itu dipimpin Arief Yahya berhasil dirayu komunitas wisata Korsel, agar berkenan menghadirkan tim khusus pariwisata Sulut.
“Sayang, antusiasme mewujudkan poros bisnis Seoul-Manado tertunda seiring terjangan Covid19 awal 2020,” bebernya.
Meski begitu, branding Sulut sebagai provinsi memesona di tangan Olly – Steven tetap terjaga di mata investor dan Pemerintahan Korsel.
Itu, kata Dino, terbukti saat Megawati Soekarnoputri memboyong Olly dalam tim terbatasnya ke Seoul, Minggu kemarin.
“Dan bagi saya, ini peluang bagus bagi Sulut. Dengan ekonomi yang terus tumbuh, investment paradise in north of Indonesia akan diburu Korsel,” tandasnya.
(Alfrits Semen)
