
Manado, BeritaManado.com — RSUP Prof Dr R D Kandou Manado menerima kunjungan Tim Asesor Visitasi Akreditasi Institusi Pelatihan, di Aula Kantor Pusat, Jumat (2/9/2022).
Tim Asesor dipimpin oleh Direktur Peningkatan Mutu Tenaga Kesehatan Kemenkes RI, Ir Doddy Izwardy, M A, didampingi Febrina Dwi Permata, S Psi, M Psi, Katarina Widiastuti, ST, dan RR Kuswardani, SH, MAP.
Kedatangan tim asesor disambut langsung Direktur Utama RSUP Prof Dr R D Kandou Manado, Dr dr Jimmy Panelewen, SpB-KBD, didampingi Direktur SDM Pendidikan dan Umum (SPU) RSUP Kandou Manado, Dr dr Ivonne E Rotty, M Kes, Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang, dr Jehezkiel Panjaitan, SH MARS, dan Direktur Perencanaan Keuangan dan BMN, Frets Melope, SE MSi.
Dalam kesempatan tersebut, Dirut Jimmy Panelewen berterima kasih atas kunjungan tim asesor.
“Ini langkah menuju transformasi kesehatan, termasuk transformasi layanan rujukan. Saya berterima kasih karena dalam waktu singkat kita bisa terakomodasi untuk akreditasi,” ungkap Jimmy Panelewen.
Dikatakannya, RSUP Kandou Manado saat ini tipe A dan dirinya berharap nantinya bisa naik kelas.
Sementara untuk mewujudkan visi misi menciptakan SDM yang produktif, profesional, dan berintegritas, RSUP Kandou Manado yang terakreditasi sebagai rumah sakit pendidikan, diharapkan institusi pelatihan juga akan terakreditasi.
“Akreditasi mungkin dianggap hanya selembar kertas, tapi dibalik itu ada upaya dan harapan yang kita cita-citakan,” pungkas Dirut Jimmy Panelewen.

Sementara itu, RSUP Kandou juga telah menyiapkan aplikasi SILAHKAN (Sistem Informasi Pelatihan Kandou), serta blok plan untuk pengembangan ruangan pelatihan.
“Ini menunjukkan kita serius dan siap bila terakreditasi. Nanti semua informasi pelatihan ada di sini, mulai pendaftaran, materi dan lainnya bisa diakses di aplikasi ini,” tandasnya, sembari menambahkan sudah lakukan sosialisasi terkait aplikasi tersebut.
Di lain pihak, Doddy Izwardy mengatakan, ini sesuai amanat UU 36 tahun 2014 dan PP 67 tahun 2019.
Menurutnya, akreditasi ini sangat penting untuk pengembangan kompetensi tenaga kesehatan karena akan sangat berdampak langsung terhadap pasien.
Sementara sesuai arahan Menteri Kesehatan, tahun 2022 akan mempercepat sertifikasi tenaga kesehatan, namun sebelum itu institusi pelatihannya terlebih dahulu perlu diakreditasi.
“Untuk RSUP Kandou, semua persiapan akreditasi sudah lengkap, target dua minggu sudah selesai,” katanya.
(jenlywenur)
