Hukum dan Kriminalitas

Diduga Terjun dari Jembatan, Dua Pemuda Tewas Tiga Kritis

Dua dari lima pemuda yang diduga nekat loncat dari jembatan Soekarno (foto ist)
Dua dari lima pemuda yang diduga nekat loncat dari jembatan Soekarno (foto ist)

Manado – Lima pemuda diduga nekat meloncat dari jembatan Soekarno yang memiliki ketinggian 15 hingga 20 meter, Minggu (9/2/2014) subuh. Dua diantaranya ditemukan tewas dan tiga lainnya dalam kondisi kritis  di Rumah Sakit Prof dr RD Kandou Malalayang.

Menurut saksi mata, kelima pemuda yang terindentifikasi bernama Rex Waworuntu (12) dan Noldy Sembor alias Bontok (25), keduanya warga Kelurahan Mahakeret Barat, Lingkungan III, Kecamatan Wenang, Christo Polahope (25), Indi Rahasia (17) dan Boy Takabilingan (30) ketiganya warga Kombos Timur Lingkungan V, Kecamatan Singkil detemukan dalam kondisi mengenaskan.

Para saksi mengaku sekitar pukul 5.20 Wita sempat melihat salah satu pemuda bergelantungan di pagar besi kemudian meloncat. Dan ketika dicek, rupanya bukan hanya pemuda yang terakhir mereka lihat melompat, tapi ada empat pemuda lainnya yang sudah terkapar dengan kondisi mengenaskan.

“Awalnya dari lima pemuda yang kami temukan, satu diantaranya yakni Noldy sudah dalam keadaan tidak bernyawa dan keempatnya masih dalam kedaan hidup dengan kondisi yang mengenaskan,” kata Ketua Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kota Manado, Steven Malonda.

Namun beberapa saat setelah tiba di rumah sakit kata Malonda, salah satu pemuda atas nama Boy juga ikut meninggal sedangkan tiga pemuda lainnya yakni Rex, Christo dan Indi masih menjalani perawatan.

Sementara itu, jajaran Polres Manado mengaku masih mencari tahu apa yang menjadi penyebab kelima pemuda itu terjun dari jembatan Soekarno. Dimana meurut Kasat Reskrim Polresta Manado, AKP Dewa Made Palguna pihaknya masih melakukan pengembangan apa motif para korban meloncat dari jembatan Soekarno.(timredaksi)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara