Berita Utama

Diduga Jadi Korban Asusila Oknum Petinggi Sekolah, Dua Guru Honorer di Manado Melapor ke Polda Sulut

Diduga Jadi Korban Asusila Oknum Petinggi Sekolah, Dua Guru Honorer di Manado Melapor ke Polda Sulut
Korban saat melapor ke Mapolda Sulut. Foto: Beritamanado.com

Manado, BeritaManado.com — Kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami oleh dua guru honorer di salah satu SMK di Manado berujung ke Polda Sulut.

Mirisnya pelaku yang dilaporkan diduga adalah oknum wakil kepala sekolah.

Para korban diketahui adalah V (30) dan C (25) warga Manado.

Pantauan BeritaManado.com di Mapolda Sulut, sekira Pukkul 16.30 WITA, kedua korban tampak melakukan pelaporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) setelah sebelumnya melakukan konseling di Unit PPA Ditreskrimum.

Korban V saat dimintai keterangan membeberkan peristiwa itu terjadi.

“Itu waktu penerimaan siswa baru pada 4 Juli 2022. Saat itu saya sendirian di ruangan guru. Tiba-tiba Wakasek datang dan memanggil,” cerita korban kepada BeritaManado.com.

Lanjut korban, saat itu terduga pelaku bertanya
di tempat itu hanya dirinya sendiri.

“Saya menjawab iya, tiba-tiba dia datang dan langsung memeluk dan berusaha mencium bibir saya,” kata korban.

Sontak korban langsung mendorong dan berusaha melepaskan diri

“Saya bilang jangan seperti ini ya mner,” beber korban.

Dikatakan, oknum wakasek yang diketahui berinisial H tersebut juga pernah mengajaknya untuk ke ruangan kerjanya.

Secara terang-terangan, wakasek langsung mengatakan mau memeluk korban.

“Saya langsung katakan padanya, mner ingat so ada istri dan saya sudah ada suami. Dia bilang nda apa-apa nanti saya kasi uang,” kisah korban.

Sementara terlapor saat berusaha dikonfirmasi wartawan via telepon terkait aduan tersebut belum merespons.

(Deidy Wuisan)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara