Manado – Rencana pemerintah Provinsi lewat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Daerah Sulut yang dipimpin Steve Kepel untuk memiliki kapal pemusnah enceng gondok dari Jepang, dimana sudah dianggarkan sebesar 15 miliar dalam APBD, namun hingga saat ini belum kunjung tiba.
Atas hal tesebut Gubernur Sulut Olly Dondokambey angkat bicara. Kepada wartawan ia membenarkan anggaran sebesar 15 milliar nantinya digunakan untuk pengadaan kapal pemusnah enceng gondok yang nantinya akan digunakan untuk pemusnahan enceng gondok di Danau Tondano.
“Kapal (pemusnah) enceng gondok ini torang so anggarkan lima belas milliar, cuma kapal ini sangat spesifik, (masalahnya) dia belum ada agen di Jakarta, doi so ada, makanya sementara di lobi,” tegas Olly Dondokambey.
Menurut Olly Dondokambey, pihaknya saat ini sementara membangun komunikasi dengan pihak pabrikan untuk realisasinya.
“Saya sudah hubungi Dubes Indonesia di Jepang yang nantinya akan dibicarakan lagi dengan pabrik (kapal) itu,” ujar Olly Dondokambey. (rizath polii)
