
Sangihe, BeritaManado.com — Menjelang hari raya Natal dan Tahun baru harga sejumlah komoditi lokal unggulan di Sangihe seperti pala, cengkih dan kopra, terus berfluktuasi di pasaran.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah (Disperindagda) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Drs Tajudin Sainkadir melalui Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Fera Massora ST.
Kepada sejumlah awak media Ferra Massora mengungkapkan untuk hasil bumi berupa kopra harian Rp9.500 per kilogram, kopra gudang Rp11.000 per kilogram, pala A Rp53.000 per kilogram, pala B Rp30.000 per kilogram, pala C Rp20.000 per kilogram.
“Pala kowe A Rp50.000 per kilogram, kowe B Rp45.000 per kilogram, kowe C Rp40.000 per kilogram, fuli Rp250.000 per kilogram.
Cengkih buah Rp60.000 per kilogram, cengkih gagang Rp4.000 per kilogram. Arang tempurung Rp6.000 per kilogram,” tutur Massora.
Lanjut dikatakannya, untuk harga kopra mengalami kenaikan harga menjadi Rp11.000 per kilogramnya.
“Sebelumnya harga kopra Rp9.200 ke Rp9.500 per kilogram.
Harganya naik, karena banyak permintaan dari Surabaya,” ungkapnya.
Dia juga menyampaikan, untuk harga kopra putih tetap, karena harga kopra putih tak pernah turun dari Rp10.000 per kilogram.
“Untuk harga bahan pokok, rica lokal Rp40.000 per kilogram, rica Manado Rp50.000 per kilogram, rica keriting Rp60.000 per kilogram.
Tomat lokal Rp5.000 per kilogram, tomat Manado Rp6.000 per kilogram, bawang merah Rp44.000 per kilogram, bawang putih Rp32.000 per kilogram,” tandasnya.
Massora juga menambahkan, untuk harga minyak kelapa curah Rp10.000 per kilogram, kacang hijau Rp24.000 per kilogram, kacang brenebon Rp28.000 per kilogram, kacang kupas Rp32.000 per kilogram, kopi Rp35.000 per kilogram, telur Rp70.000/butir Rp2.400, gula putih Rp14.000 per kilogram, daging sapi Rp125.000 per kilogram, ayam daging Rp35.000 – Rp40.000 per kilogram.
(Erick Sahabat)
