Amurang – Keberadaan batu dinding yang telah menjadi ikon Amurang terancam rusak. Dikarenakan pemburu batu akik mulai melirik situs olahraga panjang tebing yang berada di Desa Kilotiga Kecamatan Amurang.
Pasalnya didapat informasi, situs tersebut ‘menyimpan’ koleksi batu akik yang saat ini sedang booming.
Mulai diliriknya batu dinding dibenarkan oleh warga setempat, Juvan Dissa.
Menurutnya sudah banyak orang-orang yang bukan berasal dari Desa Kilometertiga datang dengan tujuan mencari batu akik. Bahkan diketahui ada yang berasal dari luar daerah dengan membawa perlengkapan tambang batu.
“Sudah seringkali dapa lia orang-orang dari luar datang, serta ada tanya dorang bilang mo cari batu akik. Lantaran dorang dapa info disini ada batu akik yang punya ciri khas sendiri. Sebenarnya torang khawatir, situs panjang dinding yang so mendunia ini rusak lantaran pemburu batu akik,”tutur Dissa.
Pada bagian lain koordinator batu dinding Melky Thomas menyikapi masuknya pemburu batu akik dengan menyebutkan akan membuka pos pengamanan. Dikarenakan khawatir akan merusak situs.
“Situs ini harus dijaga, meski saat ini pemburu baru mengincar batu-batu yang berada di kuala sekitar batu dinding. Namun tidak menutup kemungkinan mererka juga akan menjaman batu dinding,”tukasnya.
Lebih jauh dia juga mengharapkan agar pemerintah turun tangan untuk melakukan pengamanan. Sebab batu dinding sudah menjadi ikon maka dari itu perlu mendapatkan sentuhan agar bisa lebih berkembang lagi. (sanlylendongan)
