Berita Utama

Coreta Kapoyos Salut kepada Gubernur Yulius Selvanus, Dinilai Beri Ruang Besar bagi Pelestarian Budaya Sulut

Gubernur Sulut Yulius Selvanus, Anik Yulius Selvanus, dan Ketua Umum PPKNI Coreta Louise Kapoyos berfoto bersama pada acara ramah tamah HUT ke-67 BKOW Sulut di Manado.
Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, Ketua TP-PKK Sulut Anik Yulius Selvanus, dan Ketua Umum Perkumpulan Pecinta Kebaya Noni Indonesia (PPKNI) Coreta Louise Kapoyos berfoto bersama pada acara ramah tamah dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Sulawesi Utara di Manado. Dalam keterangannya, Coreta mengapresiasi komitmen Gubernur dan Ibu Gubernur dalam mendukung pelestarian budaya di Sulawesi Utara.

Penulis: Tim Redaksi

MANADO, BeritaManado.com– Komitmen Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus dalam memberi perhatian kepada para pegiat budaya mendapat apresiasi dari Ketua Umum Perkumpulan Pecinta Kebaya Noni Indonesia (PPKNI), Coreta Louise Kapoyos.

Menurut Coreta, perhatian pemerintah terhadap komunitas budaya menjadi energi baru bagi para pelestari tradisi untuk terus menjaga identitas budaya Sulawesi Utara di tengah perkembangan zaman.

Salut buat Pak Gub bisa memberikan apresiasi buat insan-insan yang peduli budaya. Hebat Gub sekarang,” ujar Coreta.

Ia menilai dukungan tersebut menunjukkan bahwa pelestarian budaya kini menjadi salah satu perhatian penting Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Tak hanya mengapresiasi Gubernur Yulius Selvanus, Coreta juga memuji peran Ketua TP-PKK Sulut, Anik Yulius Selvanus, yang dinilai memiliki kepedulian besar terhadap pelestarian budaya daerah.

Apalagi Ibu Gub, Bu Anik juga sangat paham dan peduli dengan budaya Sulawesi Utara, sampai bikin acara Kebaya Noni. Kereeeen banget loh,” katanya.

Apresiasi tersebut disampaikan setelah suksesnya penyelenggaraan Peringatan Hari Kebaya Nasional yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun ke-67 Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Sulawesi Utara di Manado Town Square 3.

Kegiatan yang mendapat dukungan penuh Gubernur Yulius Selvanus itu menghadirkan beragam agenda pelestarian budaya, termasuk penampilan Kebaya Noni sebagai salah satu identitas busana perempuan Sulawesi Utara.

Bagi Coreta, kehadiran pemerintah dalam kegiatan budaya bukan sekadar bentuk dukungan seremonial, tetapi menjadi bukti nyata keberpihakan terhadap para pegiat budaya yang selama ini konsisten menjaga warisan daerah.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, organisasi perempuan, komunitas budaya, dan masyarakat terus diperkuat agar budaya Sulawesi Utara semakin dikenal, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Sebagai organisasi yang fokus melestarikan Kebaya Noni, PPKNI memandang kolaborasi dengan pemerintah menjadi langkah strategis untuk memperkuat identitas budaya daerah sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Sulawesi Utara kepada generasi muda.

Apresiasi dari Coreta Louise Kapoyos sekaligus menjadi pengakuan atas komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang terus membuka ruang bagi komunitas budaya untuk berkembang dan berkontribusi dalam pembangunan karakter masyarakat melalui pelestarian budaya lokal.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara